Lewis Hamilton Kritik Strategi Pit Stop Ferrari di GP Hungaria

Smallest Font
Largest Font

Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, melontarkan kritik keras terhadap keputusan timnya yang melakukan pemanggilan pit stop saat periode virtual safety car (VSC) pada Formula 1 GP Hungaria, Minggu (26/7/2026). Keputusan taktis tersebut mengakibatkan pembalap asal Inggris itu kehilangan posisi krusial di lintasan hingga akhirnya hanya mampu finis di peringkat kelima, sebagaimana dilansir dari Bola.

Hamilton mengawali balapan dari urutan kelima akibat hukuman penalti turun tiga grid saat kualifikasi. Meskipun sempat tampil impresif dan merangsek ke urutan kedua setelah pit stop kedua, posisinya merosot tajam usai Ferrari menginstruksikannya mengganti ban ke kompon lunak ketika mobil Oscar Piastri berhenti akibat masalah girboks.

Hasil akhir menunjukkan Hamilton melintasi garis finis di posisi keempat. Namun, tambahan penalti lima detik akibat melanggar batas kecepatan di pit lane semakin memperburuk posisinya hingga terlempar ke peringkat kelima pada klasemen akhir balapan.

Juara dunia tujuh kali tersebut meyakini bahwa bertahan di lintasan dengan ban lama merupakan opsi yang jauh lebih menguntungkan untuk mengamankan podium.

"Saya tidak akan pernah masuk pit jika itu berarti harus kehilangan posisi di lintasan," kata Hamilton.

Kerugian poin yang signifikan membuat Hamilton mempertanyakan pertimbangan mendasar tim Ferrari saat mengambil keputusan tersebut di tengah balapan.

"Saat itu saya berada di posisi kedua. Saya seharusnya tetap bertahan di lintasan. Saya perlu melihat lagi mengapa tim memanggil saya masuk pit," ujar Hamilton.

Sanksi di pit lane GP Hungaria menjadi hukuman keempat yang diterima Hamilton dalam tiga balapan terakhir, melengkapi rentetan penalti di Silverstone, Spa, serta penalti kualifikasi sebelumnya.

"Pada akhirnya, saya rasa tiga balapan terakhir berjalan cukup buruk dari sisi saya," tutur Hamilton.

Meskipun menyoroti ketidakkonsistenan keputusan steward terkait prosedur start dan insiden bersama George Russell di GP Belgia, pembalap berusia 41 tahun itu tetap mengakui kecerobohannya pada kualifikasi GP Hungaria.

"Saya bertanggung jawab karena berada di posisi itu. Saya seharusnya melihat kaca spion," imbuh Hamilton.

Kegagalan memaksimalkan peluang di GP Hungaria membuat Ferrari gagal menempatkan kedua pembalapnya di atas podium, meski datang sebagai salah satu tim favorit. Walau menyayangkan strategi pit stop VSC dan penalti kualifikasi, Hamilton menilai eksekusi balapan Ferrari secara keseluruhan cukup baik.

"Mereka mengeksekusi strategi dengan cukup baik hari ini," kata Hamilton.

Ia meyakini bahwa kecepatan mobilnya sejatinya sangat kompetitif untuk bersaing di barisan terdepan apabila tidak terhalang oleh rentetan penalti.

"Kalau saja kami tidak mendapat penalti kemarin, saya rasa posisi kami di akhir balapan akan jauh lebih baik. Tetapi memang hasilnya tidak seperti yang kami harapkan," pungkas Hamilton.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed