Lula Kucurkan Rp18,5 Triliun Bantu Perusahaan Terdampak Tarif AS

Smallest Font
Largest Font

Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengumumkan alokasi dana bantuan sebesar 18,5 miliar real Brasil atau setara Rp18,5 triliun untuk membantu perusahaan-perusahaan lokal yang terdampak kebijakan tarif impor Amerika Serikat. Pengucuran anggaran ini menjadi bagian dari fase ketiga program Brasil Soberano guna menjaga kestabilan sektor usaha nasional.

Suntikan dana segar tersebut bersumber dari sisa anggaran program bantuan tahap sebelumnya yang diluncurkan pada Agustus lalu. Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban finansial para pelaku usaha yang berorientasi ekspor di tengah penyesuaian tarif oleh pemerintah Amerika Serikat.

Di sisi lain, publik juga menyoroti wacana pembiayaan dukungan industri tersebut. Salah seorang pembaca menyarankan agar sumber pendanaan diambil dari penghematan dana pemilu dan alokasi anggaran amandemen khusus guna mengefisiensikan belanja negara.

"Saya menyarankan untuk mengoperkan dana dari dana pemilu dan amandemen Pix," ujar seorang leitora.

Pengumuman bantuan ekonomi ini mengemuka di tengah dinamika politik dalam negeri Brasil yang kian hangat. Lembaga survei Datafolha dijadwalkan akan merilis hasil riset elektabilitas calon presiden pada Jumat (24/7/2026), setelah memulai pengambilan data lapangan terhadap 2.004 responden sejak Rabu (22/7/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed