Mabes Polri Mengerahkan Pasukan SAR Brimob dan Tim DVI ke NTT

Smallest Font
Largest Font

Mabes Polri mengerahkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan SAR Brimob serta tim Disaster Victim Identification (DVI) ke Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat evakuasi dan pencarian korban pascagempa magnitudo 7,7.

Pengerahan personel tambahan ini didukung oleh peralatan SAR lengkap, anjing pelacak (K9), serta bantuan logistik yang dikirim menggunakan pesawat CN-295 dan kapal tipe A milik Polri. Bantuan awal yang dikirimkan mencakup 10 set tenda pleton, 240 dus makanan cepat saji, serta 10 unit WiFi Portable Wontech guna mengatasi kendala komunikasi di lokasi terdampak.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa koordinasi intensif terus berjalan antara pihak Mabes Polri dan Polda NTT untuk mendukung seluruh penanganan darurat di lapangan.

"Polri tentu berempati terhadap masyarakat yang terdampak gempa di Flores. Polri hadir dan terus memberikan dukungan dalam proses penanganan, khususnya penyelamatan dan evakuasi masyarakat. Mabes Polri dan Polda NTT terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh kebutuhan di lapangan dapat didukung," kata Johnny melalui keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Proses pendataan jumlah korban serta kerusakan bangunan fisik saat ini masih terus berjalan. Kendala sinyal dan jaringan komunikasi yang terputus di beberapa kawasan daratan Flores menjadi tantangan utama petugas dalam memverifikasi data terbaru.

"Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Untuk data korban dan kerusakan masih terus dihimpun dan diverifikasi karena kondisi di lapangan masih dinamis, termasuk adanya kendala komunikasi di sejumlah wilayah," jelas Isir.

Guna memperkuat armada operasional, pimpinan Polri juga menyiagakan pasukan bantuan dari wilayah terdekat seperti Polda NTB, Polda Bali, dan Polda Jawa Timur.

"Seluruh kekuatan kita siapkan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Termasuk pasukan SAR Brimob, tim kesehatan dan DVI, K9, maupun dukungan dari Polda-Polda terdekat," ujarnya.

Pengerahan unit pendukung tersebut difokuskan untuk memaksimalkan pencarian warga yang diperkirakan tertimbun puing bangunan.

"Ini semua kita siapkan untuk mempercepat proses pencarian, pertolongan dan penanganan masyarakat terdampak," lanjut Isir.

Di tengah situasi tanggap darurat ini, kepolisian meminta warga Flores untuk tidak terpengaruh oleh isu tsunami maupun kabar bohong terkait simpang siur jumlah korban.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. Dalam kondisi seperti ini, informasi resmi sangat penting agar tidak menimbulkan kepanikan dan tidak mengganggu proses evakuasi maupun penanganan di lapangan," imbaunya.

Jajaran kepolisian berkomitmen untuk menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama selama masa pemulihan bencana.

"Polri hadir untuk masyarakat. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, dan seluruh kekuatan yang ada akan terus kami optimalkan untuk membantu proses evakuasi, pencarian korban dan penanganan masyarakat terdampak," pungkas Isir.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data pemutakhiran korban jiwa yang tercatat hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 12.30 WIB mencapai 14 orang meninggal dunia. Korban tewas tersebar di Kabupaten Sikka sebanyak 3 orang, Kabupaten Manggarai 6 orang, dan Kabupaten Manggarai Timur 5 orang, ditambah 2 korban luka berat serta 11 korban luka ringan.

"Data tersebut masih dalam proses pendataan, verifikasi, dan validasi di lapangan," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam keterangannya.

"Sementara korban luka dilaporkan di Kabupaten Sikka, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur," lanjut Berton.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim gabungan masih melangsungkan penyisiran di titik-titik bencana untuk memutakhirkan data dampak kerusakan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed