Malaysia Siapkan Strategi Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026
Timnas Malaysia bersiap melakoni laga leg pertama semifinal Piala AFF 2026 dengan menjamu Vietnam di Stadion KLFA, Kuala Lumpur, pada Minggu (16/8/2026) malam WIB. Pertandingan ini mempertemukan Harimau Malaya sebagai runner-up Grup B dan pasukan Vietnam yang berstatus juara Grup A, sebagaimana dilansir dari Bola.
Malaysia membidik peluang mengulang sejarah edisi 2010 saat mereka meraih gelar juara Piala AFF untuk pertama kalinya. Di sisi lain, Vietnam datang membawa ambisi besar untuk mempertahankan gelar juara yang mereka raih dua tahun lalu usai menumbangkan Thailand di partai puncak.
Sektor penyerangan skuad asuhan Kim Sang-sik menjadi ancaman serius setelah mencatatkan 13 gol dan hanya kebobolan satu kali di fase grup. Kedalaman skuad Vietnam diisi deretan pemain kunci seperti kiper Patrik Li Giang, Doan Van Hau, Nguyen Van Vi, Nguyen Dinh Bac, serta tiga pemain naturalisasi Do Hoang Hen, Nguyen Tai Loc, dan Nguyen Xuan Son.
Pemain sayap Timnas Malaysia, Pavithran Gunalan, mengakui keunggulan tim lawan namun menegaskan kesiapan timnya untuk tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
"Saat melawan Vietnam, kami harus bekerja keras dan tampil habis-habisan. Jika kami tidak mengerahkan 100 persen kemampuan atau meremehkan lawan, sama sekali tidak ada peluang untuk menang," ujar Pavithran Gunalan, Pemain Sayap Timnas Malaysia.
Para pemain Malaysia menyadari performa impresif lawan yang mengincar partai final ketiga secara berturut-turut di ajang ini.
"Mereka adalah tim yang sangat kuat. Jika mereka bermain dengan 100 persen kemampuan, kami harus memberikan 200 persen untuk memenangkan pertandingan ini," lanjut Pavithran Gunalan, Pemain Sayap Timnas Malaysia.
Pavithran menjadi sosok krusial bagi Harimau Malaya di turnamen ini usai mengamankan dua penghargaan pemain terbaik. Gol tunggal lewat sundulannya saat menghadapi Filipina di laga pamungkas Grup B menjadi penentu langkah Malaysia menuju fase gugur.
"Saya sangat senang mendapatkan penghargaan-penghargaan itu, terutama karena keluarga dan para penggemar hadir untuk mendukung kami. Meraih kemenangan di hadapan mereka memberikan perasaan yang luar biasa. Namun, jika menengok ke belakang, semua ini tidak akan terjadi tanpa rekan-rekan setim dan pelatih. Merekalah yang memotivasi saya," ungkap Pavithran Gunalan, Pemain Sayap Timnas Malaysia.
Kiprah positif Malaysia di fase grup juga tidak lepas dari kedisiplinan serta kepatuhan para pemain terhadap instruksi taktik pelatih di lapangan.
"Semuanya bergantung pada kerja sama tim. Saat pelatih memberikan instruksi, kami melaksanakannya dengan sepenuh hati. Tidak ada sikap cepat puas ataupun bermain-main. Disiplin itulah yang membuat tim kami mampu melangkah lebih jauh kali ini," jelas Pavithran Gunalan, Pemain Sayap Timnas Malaysia.
Tantangan berat membayangi anak asuh Tan Cheng Hoe mengingat rekor pertemuan yang kurang berpihak pada Malaysia. Dalam enam laga terakhir melawan Vietnam, Harimau Malaya mencatatkan lima kekalahan dan satu hasil imbang, termasuk kekalahan pada final Piala AFF 2018.
"Kata yang paling sering pelatih ucapkan adalah percaya diri. Beliau selalu berkata kepada saya, 'Jika kamu percaya diri saat menguasai bola, permainanmu akan keluar dengan sendirinya.' Saat merasa percaya diri, saya bisa melakukan dribel dan bermain sesuai potensi terbaik saya," terang Pavithran Gunalan, Pemain Sayap Timnas Malaysia.
Pemain berusia 21 tahun tersebut memilih untuk tidak terbeban dengan tekanan luar dan fokus mengoptimalkan performa individunya demi membantu tim.
"Saya tidak memikirkan orang lain; saya hanya fokus pada kelebihan saya, dan hal itu membuat permainan saya jauh lebih lancar," tandas Pavithran Gunalan, Pemain Sayap Timnas Malaysia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow