Manchester City Resmi Rekrut Elliot Anderson Nilai 116 Juta Pound
Manchester City resmi merampungkan kepindahan gelandang Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai transfer mencapai 116 juta poundsterling pada bursa transfer musim panas ini. Kepindahan pemain berusia 23 tahun tersebut diumumkan pada Juni 2026 untuk memperkuat lini tengah skuad asuhan Enzo Maresca.
Nilai kepindahan tersebut sempat menjadikan Anderson sebagai pemain Inggris termahal sepanjang sejarah, sebelum rekor itu dipecahkan oleh Morgan Rogers yang dibeli Chelsea dari Aston Villa seharga 117 juta poundsterling. Perekrutan ini diproyeksikan untuk mengisi peran baru di lini tengah The Citizens menyusul kepindahan Bernardo Silva dan potensi hengkangnya Rodri.
Sebelum memutuskan bergabung dengan skuad Etihad Stadium, Anderson sempat berinteraksi dengan sejumlah pemain Manchester United saat berlibur di Portugal. Meski mendapat bujukan untuk pindah ke Old Trafford, sang pemain menegaskan penolakannya dan tetap memilih proyek yang ditawarkan Manchester City.
Gelandang internasional Inggris tersebut datang setelah tampil dominan bersama Nottingham Forest musim lalu dengan mencatatkan 38 penampilan, empat gol, empat assist, serta rata-rata 1,4 umpan kunci per laga. Performa apiknya dilanjutkan saat membawa Timnas Inggris melaju hingga babak semifinal Piala Dunia 2026.
Dalam wawancara resminya, Anderson mengungkapkan alasannya memilih bergabung dengan jajaran pemain bintang The Citizens daripada menjadi lawan mereka di lapangan.
"Saya berbicara dengan keluarga, saya bersemangat untuk bermain bersama mereka. Saya tidak akan lagi melawan mereka," kata Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Ia menuturkan telah melupakan masa liburannya pasca-Piala Dunia agar dapat segera beradaptasi dengan sistem permainan tim barunya.
"Saya belum lama istirahat dan Piala Dunia, tapi senang berada di sini sekarang dan terbiasa dengan cara kami bermain," ujar Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Diskusi awal mengenai peran taktis di lapangan juga telah dilakukan bersama manajer anyar Man City, Enzo Maresca.
"Saya sempat berbicara sebentar dengannya [Maresca] kemarin dan hari ini," kata Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Ia menjelaskan instruksi yang diberikan sang pelatih terkait posisinya di lini tengah.
"[Saya akan menjadi] bagian dari lini tengah, membawa ketenangan, dan membantu semua orang," ucap Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Selain fokus teknis, Anderson bertekad memberikan impresi positif kepada para pendukung klub di setiap laga.
"[Fokus saya juga untuk] membuat para penggemar bersemangat dan ingin datang mendukung saya, serta memenangkan pertandingan untuk klub ini," kata Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Tekanan dari nilai transfer bernilai fantastis juga tidak membebani mentalitas sang pemain muda.
"Saya merasa nyaman. Saya ingin menunjukkan kepada semua orang apa yang bisa saya lakukan dan berusaha untuk tidak terlalu memikirkannya," ujar Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Ia optimistis kualitas terbaiknya akan terlihat seiring berjalannya kompetisi musim depan.
"Saya yakin sepanjang musim nanti saya bisa menunjukkan apa yang menjadi kemampuan terbaik saya," kata Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Di samping itu, Anderson merasa sangat termotivasi berada di lingkungan skuad utama klub barunya.
"Ini klub yang sangat besar dan para pemain yang mereka punya itu kalangan yang terbaik. Saya ingin dikelilingi oleh pemain-pemain semacam ini, untuk membuktikan diri setiap harinya," kata Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Ia mengagumi mantan pilar lini tengah klub yang telah menjadi inspirasinya sejak lama.
"De Bruyne itu selalu jadi panutan saya selama 10 tahun terakhir. Saya suka menontonnya. Bisa berada di sini di klub yang sama dan bermain di tempat ia bermain itu rasanya spesial," tutur Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Kedatangan Anderson sempat diwarnai insiden respons Haaland di media sosial Instagram terkait drama VAR pada perempat final Piala Dunia. Saat fans meminta Haaland menyapa Anderson, striker Norwegia itu membalas dengan julukan sindiran.
"Si penyelam?" kata Erling Haaland, penyerang Manchester City.
Meski unggahan tersebut viral, Anderson memastikan hubungannya dengan Haaland sangat harmonis di ruang ganti.
"Ya, itu tersebar luas. Dia memanggilku si penyelam," kata Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Ia menegaskan tidak ada ketegangan internal dan menyambut baik sambutan sang striker.
"Itu lucu. Dia benar-benar bersikap baik hari ini dan membantuku beradaptasi, ia sangat jujur kepadaku, ia benar-benar orang yang baik," ujar Elliot Anderson, gelandang Manchester City.
Manchester City dijadwalkan menghadapi Arsenal pada laga Community Shield 2026 di Cardiff pada Minggu, 16 Agustus 2026, yang diproyeksikan menjadi debut kompetitif pertama Anderson bersama The Citizens.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow