Enzo Maresca Bela Pernyataan Elliot Anderson soal Manchester City
Manajer Manchester City, Enzo Maresca, membela pernyataan Elliot Anderson yang menyebut The Citizens sebagai Raja Manchester setelah resmi bergabung pada musim panas 2026.
Anderson, gelandang Timnas Inggris yang ditebus dengan nilai transfer 116 juta poundsterling dari Nottingham Forest, membuat pernyataan ini yang berpotensi mendapat sambutan panas saat derby Manchester melawan Manchester United di Old Trafford, Minggu (13/9/2026).
Manchester City datang ke pertandingan dengan modal sempurna setelah menyapu bersih tiga kemenangan awal Premier League, sementara Manchester United baru mengumpulkan empat poin dari tiga laga, dilansir dari Bola.
Enzo Maresca memahami alasan Anderson menyebut Manchester City begitu dominan karena sang pemain tumbuh besar saat klub itu menguasai sepak bola Inggris selama 15 tahun terakhir.
"Alasan Elliot mengatakan itu mungkin karena dia tumbuh dalam 15 tahun terakhir. Manchester City luar biasa dengan semua yang telah mereka capai," ujar Maresca, dilansir dari Irish News.
"Jadi, wajar ketika Elliot mengatakan hal tersebut. Kalau Anda melihat sejarah yang lebih jauh, tentu gambarnya berbeda. Namun, bagi saya, alasan Elliot berkata demikian adalah karena ketika dia tumbuh dewasa, Manchester City sedang dominan."
Menjelang derby, Manchester City mendapat kabar baik dengan kembalinya bek kiri Timnas Inggris, Nico O'Reilly, yang telah pulih dari cedera punggung.
"Nico 100 persen tersedia," kata Maresca.
Sementara itu, winger Jeremy Doku masih absen karena cedera betis.
Derby kali ini menjadi yang pertama bagi Maresca sebagai manajer utama Manchester City setelah menggantikan Pep Guardiola, meski ia sudah berpengalaman dengan atmosfer derby dari karier sebelumnya, termasuk derby panas Olympiakos vs Panathinaikos yang menurutnya paling intens.
"Saya sudah terlibat dalam beberapa derby. Saya berjanji, yang terburuk adalah Olympiakos-Panathinaikos," ujar Maresca.
Ia juga mengakui atmosfer di Old Trafford berbeda namun meminta pemain fokus pada pertandingan dan strategi.
"Saya tahu Old Trafford cukup berbeda, tetapi fokus utama pemain harus pada pertandingan, rencana permainan, bagaimana kami bisa menang, bagaimana melakukan pressing, dan bagaimana kami bisa tampil lebih baik," tegasnya.
Man City mendapat keuntungan waktu istirahat dua hari lebih banyak setelah menghadapi Porto di Liga Champions, sementara Manchester United baru bermain melawan Sabah pada Jumat dini hari WIB.
Meski demikian, Maresca tidak memperkirakan perbedaan itu akan terlalu berpengaruh.
"Kadang-kadang memang seperti itu dalam sepak bola. Saya tidak ragu Manchester United akan siap," kata Maresca.
"Yang terpenting adalah beradaptasi. Musim lalu hal itu terjadi kepada kami, musim ini terjadi kepada mereka. Musim depan mungkin akan terjadi kepada tim yang berbeda."
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow