Manchester City Takluk 1 3 Dari Inter Milan Dalam Laga Pramusim

Smallest Font
Largest Font

Manchester City menelan kekalahan 1-3 melalui adu penalti dari Inter Milan setelah bermain imbang 1-1 dalam laga pramusim di Stadion Kai Tak, Hong Kong, Sabtu (1/8/2026) malam. Pertandingan ini menjadi debut bagi manajer baru Enzo Maresca yang menggantikan Pep Guardiola.

Hasil tos-tosan tersebut terjadi usai kedua tim bermain imbang selama 90 menit. Skuad The Citizens turun dengan mengombinasikan pemain senior dan jajaran pilar muda akademi pada laga pembuka tur pramusim Asia 2026 mereka.

Usai laga, Enzo Maresca menegaskan bahwa hasil akhir bukan merupakan fokus utama timnya dalam pertandingan pertama persiapan pramusim tersebut.

"Banyak hal positif, terutama untuk kondisi fisik, yang saat ini sangat penting," kata Enzo Maresca, melansir ESPN.

Maresca menambahkan bahwa fokus utamanya adalah mempersiapkan ketahanan fisik para pemain menjelang bergulirnya laga resmi dalam kurun waktu dua minggu mendatang.

"Dalam dua minggu ke depan kami akan menjalani pertandingan resmi pertama, jadi penting untuk mempersiapkan kondisi fisik dan juga menampilkan performa yang baik. Jadi, saya puas dengan penampilan ini dan tentu saja, seperti biasa, ada hal-hal yang bisa kami lakukan dengan lebih baik, tapi perlahan-lahan kami akan terus membaik," katanya.

Mantan manajer Leicester City itu juga menyoroti perbedaan tingkat kebugaran antara timnya dan sang lawan yang telah berlatih lebih awal.

"Mereka (Inter) memulai 10 hari lebih awal dari kami. Pada tahap musim ini, hal itu sangat penting. Jadi, dalam hal kekuatan, mungkin mereka lebih siap daripada kami. Namun, pada babak kedua, dengan beberapa perubahan, kami tampil lebih baik," kata eks manajer Leicester City dan Chelsea itu.

Sebelum pertandingan berlangsung, Maresca sempat membeberkan pendekatan taktis dan proses adopsi filosofi permainan barunya bersama tim.

"Kami mulai bekerja bersama sekitar 10 hari lalu. Sekarang kami sedang memperkenalkan beberapa konsep baru dan saya ingin mulai melihatnya di pertandingan besok. Itu adalah hal yang paling penting," ujar Maresca.

Ia menganggap laga uji coba pramusim sangat berharga untuk memperkuat kebugaran pemain sebelum mengarungi kompetisi resmi 2026/2027.

"Ini adalah pertandingan pertama. Setiap laga selalu menjadi kesempatan untuk berkembang dan menjadi lebih baik. Saat ini kami berada dalam proses persiapan, sehingga pertandingan seperti ini sangat penting untuk membangun kebugaran. Kami senang bisa berada di sini, berlatih, dan memainkan pertandingan," katanya.

Ia menekankan bahwa setiap juru taktik mempunyai gaya melatih tersendiri yang ingin ditanamkan ke dalam skuad.

"Setiap pelatih bisa membawa sesuatu yang berbeda. Target saya, sekaligus tugas saya, adalah memperkenalkan ide-ide baru," tegas mantan pelatih Leicester City tersebut.

Maresca juga mengapresiasi antusiasme dan kontribusi para pemain muda akademi yang dibawa dalam tur Asia kali ini.

"Saat ini saya sangat puas dengan para pemain yang ada di sini. Banyak pemain muda berkualitas dengan energi yang luar biasa," ucapnya.

Maresca memastikan kekuatan tim akan makin lengkap seiring kembalinya para pilar utama menjelang musim resmi.

"Ketika musim dimulai nanti, semua pemain senior akan kembali bersama kami dan tentu mereka akan menjadi bagian penting sepanjang musim," pungkasnya.

Penyerang Antoine Semenyo turut memberikan tanggapannya mengenai metode pelatihan yang diterapkan oleh Enzo Maresca selama beberapa minggu pertama.

“Sangat bagus, sangat detail,” katanya tentang sesi latihan sang manajer.

Semenyo menilai filosofi ketelitian manajer baru tersebut memiliki kemiripan dengan pendekatan pelatih sebelumnya.

“Dia memiliki perhatian terhadap detail dan dia ingin semuanya berjalan dengan benar, yang cukup mirip dengan Pep. Itu bagus untuk kami sebagai pemain, jadi kami menikmatinya sejauh ini.”

Semenyo juga mengomentari dukungan luar biasa dari para suporter yang menyambut kedatangan skuad di Hong Kong.

“Klub ini mendunia dan memiliki banyak penggemar,” katanya.

Sambutan hangat antusias suporter lokal di pelabuhan dan hotel menjadi motivasi tambahan bagi seluruh tim.

“Saat tiba di hotel dari bandara dan melihat begitu banyak orang menyambut kami menunjukkan dukungan besar yang kami miliki di sini dan kami berharap dapat bermain di depan mereka.”

Mengenai atmosfer laga uji coba melawan tim papan atas Eropa, Semenyo menilai duel tersebut sangat penting sebagai sarana pemanasan.

“Ini mempersiapkan para pemain di sini untuk musim mendatang,” kata Semenyo.

Ia menyadari persaingan ketat di kompetisi domestik maupun Eropa membutuhkan persiapan matang menghadapi lawan berkualitas tinggi.

“Ada banyak tim tangguh di Liga Premier dan Liga Champions, dan Inter serta Atletico adalah dua di antaranya, jadi kami tahu bahwa bermain melawan mereka di tahap ini adalah ujian yang baik bagi kami.”

Terkait kondisi fisik pribadinya setelah menjalani libur kompetisi, Semenyo memastikan dirinya berada dalam kondisi siap tempur.

“Tubuh saya terasa baik. Saya rasa saya sudah cukup istirahat,” kata Semenyo.

Ia mengapresiasi waktu istirahat yang diberikan oleh sang manajer sebelum bergabung kembali dengan skuad.

“Manajer memberi saya beberapa minggu untuk bersantai dan memulihkan diri, jadi saya senang bisa kembali bersama tim dan menantikan musim baru.”

Di sisi lain, bek muda Rico Lewis membagikan pengalamannya bekerja di bawah arahan Maresca jelang pertandingan debut tersebut.

"It's been good, the people are all really lovely and the training has been enjoyable," ujar Rico Lewis dilansir dari situs resmi Manchester City.

Lewis mengungkapkan kejelasannya terhadap alur latihan yang dirancang oleh tim pelatih baru.

"There's a good flow and structure to the training sessions – everyone seems to know what they are doing – it's all gone well," kata Rico Lewis.

Ia menganggap penyesuaian taktik bersama Maresca berjalan lancar meski masa persiapan berlangsung relatif singkat.

"In football, there's only so much you can change in a short space of time, but what the manager has brought in, it's been really good," tutur Rico Lewis.

Lewis juga mengomentari kualitas teknis para pemain muda akademi yang dipanggil masuk ke tim utama.

"You can probably label City's academy as one of the best in the world, and that shows when they come through to the first team," ucap Rico Lewis.

Ia menegaskan kebugaran fisiknya dalam kondisi sangat siap karena terus menjaga stamina sepanjang jeda kompetisi.

"They train so well, they have a good understanding and technical ability, and you can see that from the first few training sessions. As for myself, I feel good. Much of the off-season I was training, and I didn't have much of a break because I wanted to stay in shape.

I felt good then, and I feel good now. I feel as good as I can do," kata Rico Lewis.

Laga ini juga mempertemukan Manchester City dengan mantan bek mereka, John Stones, yang baru pindah ke Inter Milan secara bebas transfer.

"They are a top team, and it will be a difficult game for sure," ujar Rico Lewis.

Lewis memberikan penghormatan tinggi atas dedikasi mantan rekan setimnya tersebut selama membela The Citizens.

"John was an unbelievable player for us – a legend – and I'm made up for him He's got a nice move to a great team and I'm over the moon, because it's nothing he doesn't deserve," kata Rico Lewis.

Sementara itu, Phil Foden menegaskan komitmen jangka panjangnya bersama klub setelah menyepakati perpanjangan kontrak hingga tahun 2030.

“Komitmen atas masa depan saya di City bermakna segalanya bagi saya.”

Gelandang berusia 24 tahun tersebut mengaku sangat bangga bisa terus membela klub impian masa kecilnya.

“Bermain untuk klub ini adalah satu-satunya hal yang selalu ingin saya lakukan, dan mengenakan jersey ini adalah sebuah kehormatan. Kami selalu menatap masa depan dan terus berusaha memenangkan lebih banyak gelar,” ujar Foden.

Foden juga mengungkapkan kegembiraannya menyambut kembalinya Enzo Maresca yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan tim.

“Saya tidak sabar untuk bekerja sama lagi dengan Enzo. Dia sangat luar biasa saat musim Treble, sosok yang dihormati dan disukai semua pemain. Sangat menyenangkan memiliki dia kembali di sini,” ungkap Foden.

Dengan hengkangnya beberapa pemain senior dari skuad, Foden menyatakan kesiapannya untuk memikul tanggung jawab lebih besar.

“Secara personal, saya tahu telah berkembang pesat berkat bekerja dengan para pelatih dan skuad berkelas dunia ini. Ketika banyak legenda yang dulu ada saat saya baru menembus tim utama kini mulai beranjak pergi, saya sangat antusias menyongsong fase berikutnya dalam karier saya di klub hebat ini,” pungkasnya.

Setelah melakoni laga di Hong Kong, Manchester City dijadwalkan melanjutkan tur Asia ke Korea Selatan untuk menghadapi K-League All Stars pada 5 Agustus dan Atletico Madrid pada 9 Agustus 2026, sebelum kembali ke Inggris untuk berlaga di Community Shield melawan Arsenal pada 16 Agustus 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed