Manga Hunter x Hunter Kembali Hiatus dan Adaptasi Drama Panggung Diperluas

Smallest Font
Largest Font

Serial manga Hunter x Hunter dipastikan kembali memasuki masa hiatus setelah penerbitan edisi ke-41 majalah mingguan Weekly Shonen Jump terbitan Shueisha. Penghentian penerbitan sementara ini berkaitan langsung dengan kondisi kesehatan komikus Yoshihiro Togashi yang tidak dapat duduk dalam jangka waktu lama untuk menggambar. Pihak pengelola majalah resmi menyampaikan kabar penghentian sementara tersebut kepada para pembaca, dilansir dari Detikcom.

"Pengumuman kembalinya Hunter x Hunter bakal diumumkan kemudian hari," tulis pengumuman majalah Shonen Jump by Shueisha. Kondisi kesehatan sang kreator memang menjadi alasan utama ketidakpastian jadwal terbit manga ini. Pada Januari 2023, Shueisha menetapkan bahwa Hunter x Hunter tidak lagi menggunakan format serialisasi mingguan usai berkonsultasi langsung dengan Togashi.

Kendati demikian, proses kreatif tetap berjalan secara perlahan. Yoshihiro Togashi sempat menjalani operasi dan mengonfirmasi telah menyusun tata letak papan cerita untuk dua bab baru pada Desember 2024. Sebelumnya, Shueisha menerbitkan bab 401 hingga 410 dari majalah Weekly Shonen Jump edisi 45 tahun 2024 sampai edisi kedua tahun 2025.

Bersamaan dengan kabar jeda terbit tersebut, tim manajemen Hunter x Hunter mengumumkan proyek adaptasi panggung baru bertajuk Hunter x Hunter The Stage 4. Pertunjukan teater kali ini mengangkat alur cerita Arc Chimera Ant dari versi komiknya. Penyelenggaraan pertunjukan panggung tersebut dibagi menjadi dua tahapan pelaksanaan. Bagian pertama dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Februari 2027, sedangkan bagian kedua digelar pada Juli hingga Agustus 2027 di Tokyo dan Kyoto.

Arc Chimera Ant dikenal sebagai salah satu alur cerita terpanjang sekaligus paling kelam dalam jalan cerita Hunter x Hunter. Kisah ini berfokus pada ancaman invasi serangga mutasi pemakan segala yang berhasil menguasai kemampuan energi Nen. Awal konflik bermula ketika sekelompok Ratu Semut Chimera mutan terdampar di Pulau Neo-Green (NGL) setelah memangsa manusia. Ratu tersebut melahirkan keturunan hibrida yang kian kuat hingga memicu lahirnya sang Raja bernama Meruem.

Guna mencegah kepunahan umat manusia dan pengambilalihan pemerintahan Republik East Gorteau, para Hunter profesional ditugaskan untuk membasmi koloni tersebut. Alur ini menampilkan perubahan emosional mendalam pada Gon Freecss akibat amarah, serta perkembangan sisi kemanusiaan Raja Meruem usai bertemu gadis buta bernama Komugi. Sejak pertama kali terbit pada 1998, karya Yoshihiro Togashi ini telah berkembang menjadi waralaba media yang luas.

Shueisha telah mencetak 39 volume komik dengan angka peredaran melampaui 100 juta eksemplar, termasuk format digital. Kepopuleran serial ini menginspirasi lahirnya dua serial anime televisi, dua film animasi, beberapa judul anime orisinal, serta adaptasi drama panggung. Sebelum babak keempat diumumkan, pertunjukan Hunter X Hunter The Stage 3 yang mengadaptasi Arc G.I. (Pulau Keserakahan) telah pentas di The Galaxy Theatre Tokyo pada Mei 2025 dan Sky Theater MBS Osaka pada Juni 2025.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed