Mantan Teknisi Samsung Mengaku Bocorkan Cetak Biru Memori ke CXMT
Raksasa semikonduktor China ChangXin Memory Technologies (CXMT) ketahuan membangun lini produksi chip memori DRAM menggunakan cetak biru rahasia curian milik Samsung Electronics. Fakta tersebut terungkap melalui kesaksian di Pengadilan Seoul, Korea Selatan, Senin (24/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Kesaksian diberikan langsung di bawah sumpah oleh mantan teknisi senior Samsung bermarga Jeon.
Sosok yang telah mengabdi puluhan tahun di Samsung tersebut memilih membelot ke CXMT sekitar tahun 2016 untuk membantu pendirian perusahaan pesaing itu. Pengakuan tersebut mengungkap bahwa pabrikan China tersebut tidak memiliki fasilitas riset mandiri pada masa awal berdirinya. Mereka sengaja mengincar dokumen rahasia Process Recipe Plan yang memuat sekitar 600 langkah panduan manufaktur chip memori 18-nanometer presisi tinggi milik Samsung.
Untuk mengembangkan rahasia dagang tersebut, Samsung sebelumnya telah menghabiskan waktu hingga lima tahun dan modal senilai USD 1 miliar atau sekitar Rp 15 triliun. Pihak kejaksaan meyakini perekrutan mantan pekerja Samsung dilakukan semata-mata demi membajak dokumen berharga tersebut.
Pencurian intelektual tersebut membuahkan hasil pesat bagi CXMT hingga berhasil memproduksi chip canggih secara massal pada 2023. Lonjakan kapasitas produksi dari 40 ribu menjadi 720 ribu wafer menempatkan CXMT menempel ketat posisi produsen Amerika Serikat, Micron. Atas pelanggaran teknologi nasional ini, Jaksa Korea Selatan telah mendakwa sepuluh orang yang terlibat. Jeon sendiri telah dijatuhi hukuman vonis penjara selama tujuh tahun oleh majelis hakim pada April lalu.
Hasil pembuktian di pengadilan berpotensi menjadi dasar bagi Samsung untuk mengajukan gugatan ke Komisi Perdagangan Internasional AS (US ITC). Tindakan ini membuka peluang pemblokiran total terhadap masuknya produk-produk CXMT ke pasar Amerika Serikat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow