Mantova Singkirkan Lazio Dari Babak 64 Besar Coppa Italia
Klub Serie B Mantova menciptakan kejutan besar setelah menundukkan Lazio dengan skor 2-0 pada babak 64 besar Coppa Italia di Stadion Olimpico, Minggu (16/8/2026). Hasil ini menghentikan langkah sang finalis musim lalu secara prematur dalam laga resmi perdana pelatih Gennaro Gattuso.
Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Francesco Ruocco pada menit ke-75 dan Ismael Cajazzo pada masa tambahan waktu (90+7'). Padahal, Gattuso menugaskan para pemain utamanya seperti Mattia Zaccagni, Adam Marusic, Kenneth Taylor, Boulaye Dia, serta pemain baru Davide Frattesi.
Kekalahan tersebut membuat Biancocelesti menjadi satu-satunya tim dari Serie A yang langsung gugur pada hari pertama putaran awal. Sementara itu, klub Serie A lainnya seperti Parma, Cagliari, Fiorentina, Udinese, Torino, dan Genoa berhasil mengamankan tiket melaju ke fase berikutnya.
Kapten Lazio, Mattia Zaccagni, meluapkan kekecewaannya secara terbuka usai pertandingan usai timnya gagal memanfaatkan keunggulan penguasaan bola.
"Kami ditampar dengan keras di wajah," kata Mattia Zaccagni, Pemain Lazio.
Ia menambahkan bahwa seluruh anggota tim merasa kecewa mengingat mereka telah menjalani latihan intensif selama satu setengah bulan terakhir.
"Kami kecewa, kami bekerja sangat keras dalam satu setengah bulan terakhir, kami berharap bisa mengambil momentum," kata Mattia Zaccagni, Pemain Lazio.
Zaccagni juga menyoroti penampilan timnya yang memulai laga dengan buruk dan melakukan banyak kesalahan fatal di lapangan.
"Kami memulai pertandingan dengan buruk, membuat banyak kesalahan," kata Mattia Zaccagni, Pemain Lazio.
Meski tim menggunakan skema permainan yang baru, ia enggan menjadikan skema taktik sebagai alasan kekalahan dari klub kasta kedua tersebut.
"Masalah taktik tidak ada hubungannya dengan ini, meskipun kami berasal dari sistem yang sama sekali berbeda," kata Mattia Zaccagni, Pemain Lazio.
Ia menuturkan bahwa tim sudah memperagakan instruksi yang berbeda dari simulasi yang mereka jalankan selama sesi latihan.
"Tetapi dalam latihan, kami telah mempersiapkan hal-hal yang berbeda dari apa yang kami lakukan malam ini," kata Mattia Zaccagni, Pemain Lazio.
Zaccagni menuntut rekan-rekannya untuk segera melakukan evaluasi mendalam sebelum kompetisi liga dimulai.
"Kami harus introspeksi diri; kami tidak bisa kalah dalam pertandingan seperti ini. Kami perlu bekerja keras minggu ini, karena kejuaraan akan segera dimulai," kata Mattia Zaccagni, Pemain Lazio.
Di sisi lain, Gennaro Gattuso menyampaikan permintaan maaf kepada pendukung klub dan menegaskan tanggung jawab penuh atas hasil buruk ini.
"Ini pukulan telak. Saya maju ke depan karena itu hal yang benar untuk dilakukan, tetapi sekarang saatnya diam dan bekerja keras. Saya mengambil tanggung jawab penuh.
Kami tahu ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Saat ini rasanya menyakitkan, dan kami harus meminta maaf. Kami terus melangkah maju, dan saya pasti mendukung para pemain ini yang memberikan segalanya," kata Gennaro Gattuso, Pelatih Lazio.
Mantan pelatih Timnas Italia itu juga menyoroti performa pasif anak asuhnya pada babak pertama yang memberi ruang bagi lawan.
"Kami punya banyak hal yang harus diperbaiki. Momen ini menyakitkan, tetapi kami harus tetap kuat. Memang benar kami punya beberapa peluang, tetapi di babak pertama kami melakukannya setengah-setengah: kami tidak pernah cukup agresif dan memberi mereka terlalu banyak ruang.
Saya lebih suka para pemain menciptakan peluang dan gagal memaksimalkannya. Sejak hari pertama, kami tahu bahwa kami harus tetap bersama dan bekerja keras. Hanya melalui kerja keras dan keinginan untuk menjalani musim yang bagus kami bisa keluar dari situasi ini," kata Gennaro Gattuso, Pelatih Lazio.
Ia menampik bahwa hasil buruk ini disebabkan oleh masalah perekrutan pemain pada bursa transfer.
"Hari ini bukan soal bursa transfer. Ini soal para pemain yang turun ke lapangan. Mudah untuk mengatakan kami kekurangan ini atau itu. Saat ini kami butuh akuntabilitas, lalu kita lihat apa yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan," kata Gennaro Gattuso, Pelatih Lazio.
Gattuso berharap situasi tetap tenang agar tim dapat fokus berbenah sebelum melakoni pertandingan pembuka Serie A.
"Anak-anak bekerja dengan baik, mereka bersemangat untuk bekerja. Kami banyak berubah. Kami sudah bekerja selama 40 hari dan ada keinginan serta komitmen yang besar.
Namun malam ini adalah pil pahit yang harus ditelan; semoga kami bisa menyikapi ini dengan baik dan bekerja dengan tenang. Kami tahu orang-orang di luar sana tidak senang, dan kami berharap bisa membalikkan dinamika itu juga," kata Gennaro Gattuso, Pelatih Lazio.
Mengakui bahwa hasil ini di luar ekspektasinya, Gattuso menegaskan tidak ada cara lain selain terus berbenah.
"Apakah kekalahan ini menyakitkan? Pastinya. Tetapi, kami harus berani menunjukkan muka, saya yang pertama," kata Gennaro Gattuso, Pelatih Lazio.
Ia menutup pernyatannya dengan menekankan pentingnya komitmen kerja keras bagi seluruh elemen tim.
"Saya tidak mengharapkan malam seperti ini, tetapi kami hanya punya satu jalan: bekerja," kata Gennaro Gattuso, Pelatih Lazio.
Usai gugur di piala domestik, Lazio dijadwalkan bertandang ke markas Bologna pada laga perdana Serie A 2026-2027, Senin (24/8/2026).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow