Marc Cucurella Siap Pensiun dan Bikin Tato jika Spanyol Juara
Bek kiri tim nasional Spanyol, Marc Cucurella, mengumumkan rencana besar untuk pensiun dari karier internasional sekaligus membuat tato wajah pelatih Luis de la Fuente apabila La Furia Roja berhasil mengalahkan Argentina dalam laga final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium pada Minggu, 19 Juli 2026 waktu setempat.
Pemain baru Real Madrid berusia 27 tahun tersebut tercatat selalu menjadi pilihan utama yang tidak tergantikan dalam skema permainan Spanyol sepanjang turnamen bergengsi ini berlangsung. Menjelang pertandingan puncak melawan juara bertahan Argentina, Cucurella mengungkapkan nazar yang tidak biasa mengenai masa depannya di tubuh dan karier sepak bolanya.
Pernyataan mengenai tato wajah sang pelatih disampaikan oleh Cucurella sebelum laga final ini resmi digelar.
"Kalau kami menjuarai Piala Dunia, saya akan menato wajah Luis de la Fuente di tubuh saya," ujar Cucurella seperti dilansir talkSport.
Pemain kelahiran Alella tersebut menilai janji rajah tubuh ini jauh lebih berani dibandingkan nazarnya saat Euro 2024 lalu, ketika ia berjanji mewarnai rambut panjangnya menjadi merah. Selain masalah tato, Cucurella juga menyampaikan niat mengejutkan untuk gantung sepatu dari kompetisi internasional melalui saluran televisi berbayar Spanyol, Movistar+.
"Jika saya memenangi Piala Dunia, saya akan pensiun dari tim nasional," ujar Cucurella.
Mantan pemain Chelsea itu berargumen tidak ada pencapaian yang lebih tinggi bagi seorang pesepak bola selain mengawinkan gelar juara Eropa dan juara dunia bersama negaranya. Di sisi lain, pelatih tim nasional Spanyol Luis de la Fuente memberikan pandangan mengenai persaingan ketat timnya di fase gugur sebelum mencapai final, termasuk saat menghadapi Prancis.
"Kita adalah satu-satunya tim yang mengalahkan mereka dua kali berturut-turut, tetapi pertandingan ketiga ini akan sangat berbeda," ujar Luis de la Fuente seperti dilansir dari FotMob dan AOL.
Spanyol melaju ke final dengan catatan impresif berupa enam kemenangan dari tujuh pertandingan, mencetak 13 gol, dan hanya kebobolan satu gol. Laga final melawan Argentina menjadi momentum bagi Spanyol untuk merengkuh trofi Piala Dunia kedua mereka sekaligus menyamai rekor Jerman sebagai tim Eropa yang menang di luar benua mereka sendiri.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow