Maroko Incar Status Juara Grup C Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Maroko membidik posisi puncak klasemen Grup C Piala Dunia 2026 dalam pertandingan penentu melawan Haiti di Stadion Atlanta pada Rabu waktu setempat demi mengamankan jalur terbaik di babak 32 besar.

Dilansir dari theanalyst.com, skuad asuhan Mohamed Ouahbi saat ini berada di peringkat kedua dengan empat poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Brasil dan menang 1-0 atas Skotlandia. Maroko berpeluang menggeser Brasil yang hanya unggul selisih gol, sementara Haiti sudah dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan.

Superkomputer Opta menempatkan Maroko sebagai favorit besar dengan peluang menang mencapai 81 persen dari 25.000 simulasi pertandingan. Sebaliknya, Haiti yang kembali ke Piala Dunia setelah absen 52 tahun hanya diberi peluang menang sebesar 6,8 persen dan terancam mencatat kekalahan keenam beruntun di turnamen ini.

Ketajaman lini serang Maroko akan kembali bertumpu pada Ismael Saibari yang telah mencetak dua gol di turnamen ini, termasuk gol kemenangan cepat melawan Skotlandia pada menit pertama dan 10 detik. Dilansir dari beinsports.com, penyerang PSV Eindhoven tersebut akan didukung oleh kreativitas Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, dan Bilal El Khannouss dalam formasi yang diprediksi mempertahankan inti skuad sebelumnya.

Jika berhasil mempertahankan posisi di dua besar, Maroko berpotensi menghadapi Jepang atau Belanda di babak gugur. Berdasarkan laporan moroccoworldnews.com, pelatih Mohamed Ouahbi menegaskan bahwa target utama timnya adalah menjadi juara grup demi menghindari perjalanan jauh dan tetap bertanding di Houston ketimbang berpindah ke Monterrey.

"Many people are talking about facing the Netherlands, but I don’t think you’re watching Japan. They are a very good team," ujar Mohamed Ouahbi, Pelatih Maroko.

Ouahbi mengingatkan agar semua pihak tidak meremehkan kekuatan Jepang yang dinilai tampil sangat intens dan impresif di turnamen ini. Kepastian posisi akhir di Grup C akan menentukan apakah Maroko harus menghadapi intensitas permainan Jepang, ketangguhan fisik Belanda, atau justru juara Grup E, Jerman.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed