Martin Odegaard Cetak Empat Gol dari Lima Laga Arsenal

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Awal musim 2026/2027 menjadi panggung pembuktian bagi Martin Odegaard bersama Arsenal. Pemain yang menjabat sebagai kapten tim tersebut langsung mencatatkan empat gol hanya dalam lima laga awal. Satu di antara kontribusi krusialnya tercipta saat Meriam London menumbangkan Napoli 1-0 pada laga pembuka Liga Champions di Stadion Diego Maradona, dilansir dari Bola.

Laga yang berlangsung pada 10 September tersebut berjalan cukup sengit. Tembakan kaki kiri Odegaard saat laga menyisakan 15 menit menjadi satu-satunya pembeda yang mengamankan tiga poin bagi tim tamu.

Performa apik ini menandai kebangkitan sang gelandang setelah melewati musim lalu yang dipenuhi kendala cedera lutut serta bahu. Odegaard kini bertanding dalam kondisi fisik yang fully fit.

Kebugaran sang kapten melapangkan jalan Arsenal untuk kembali bersaing di jalur juara. Musim lalu, klub asal London tersebut nyaris mengamankan gelar ganda di ajang Liga Premier dan Liga Champions. Cedera memang membatasi aksi Odegaard pada musim lalu hingga ia hanya mencatatkan 36 penampilan. Ia membukukan satu gol dan tujuh assist, serta tampil 24 kali di Liga Premier saat tim meraih trofi juara.

Sinyal kebangkitan Odegaard mulai terlihat ketika membawa Norwegia melangkah hingga babak perempat final Piala Dunia sebelum akhirnya dihentikan oleh Timnas Inggris. Aksi impresifnya berlanjut di ajang Community Shield saat menghadapi Manchester City di Cardiff. Odegaard mencetak gol penutup dalam kemenangan 3-0 usai melewati kecohan kiper Gianluigi Donnarumma.

Keran gol pemain berusia 27 tahun ini terus mengalir. Ia kembali mencetak gol saat Arsenal menggilas Coventry City dengan skor 3-0 pada laga berikutnya. Odegaard juga menjadi aktor utama kemenangan 2-1 atas Chelsea di Stadion Emirates. Golnya tercipta setelah memanfaatkan pergerakan tipuan Kai Havertz untuk mengelabui Emiliano Martinez.

Peran Baru Lebih Proproduktif

Torehan empat gol dari lima laga membuktikan transformasi peran sang kapten. Odegaard tak sekadar mengontrol tempo permainan, tetapi juga menjadi finisher yang mematikan.

Kombinasi kebugaran Odegaard dan stabilitas permainan Arsenal menjadi modal berharga mengarungi kompetisi musim ini. Target meraih trofi domestik dan Eropa pun kini dinilai realistis.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed