Mentan Amran Bantu Korban Kecelakaan Saat Menuju Rapat Istana
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terlambat menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, akibat membantu mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Insiden tersebut terjadi saat rombongan kendaraan dinas Mentan melintas di jalan raya kawasan Menteng. Kecelakaan bermula ketika seorang pengendara sepeda motor tertabrak oleh sebuah mobil di depan jalur rombongan.
Melihat kejadian itu, Amran langsung meminta pengemudinya menghentikan kendaraan dinas, lalu turun ke jalan untuk membantu proses evakuasi darurat. Amran bahkan ikut berjongkok memegangi tubuh korban bersama warga sekitar.
Guna mempercepat penanganan medis tanpa menunggu ambulans, Amran memerintahkan agar salah satu mobil dari rombongan pengawalannya digunakan untuk membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Ia juga mengatur pergerakan kendaraan pengawalnya agar proses evakuasi berjalan lancar.
Selain itu, Amran meminta seorang pengemudi ojek daring di lokasi untuk mendampingi korban selama perjalanan dan perawatan di rumah sakit. Amran memberikan sejumlah uang tunai kepada pengemudi ojek online tersebut sebagai pegangan biaya awal penanganan medis.
"Bawa ke rumah sakit, bawa ke rumah sakit," ujar Amran.
Amran juga memastikan adanya pendamping bagi korban saat evakuasi berlangsung.
"Ada yang dampingin? Biar nanti siapa kamu ya," ujarnya kepada seorang pengemudi ojek daring yang berada di lokasi.
Ia turut mengarahkan pengemudi kendaraan pengawalnya untuk membuka jalan bagi evakuasi.
"Mundur, mundur, mundur," perintahnya kepada pengemudi kendaraan pengawal.
Usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo, Amran menyampaikan pesan mengenai pentingnya kepedulian sosial dan kepatuhan dalam berkendara.
"Tidak ada jabatan dalam urusan kemanusiaan. Kita semua sama di hadapan Tuhan dan di hadapan sesama manusia," ujar Amran.
Ia mengingatkan pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berkendara.
"Satu kelalaian bisa merenggut nyawa dan menyakiti banyak orang," katanya.
"Bawa ke rumah sakit... bawa ke rumah sakit!" kata Amran dalam keterangan resminya pada Kamis (23/7).
Amran mendoakan agar korban dapat segera pulih dan berkumpul kembali bersama keluarganya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow