Meta Batalkan Rencana PHK Massal Lewat Proyek AI Project OT
CEO Meta Mark Zuckerberg membatalkan serta menangguhkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dalam program reorganisasi internal bertajuk Project OT akibat munculnya sejumlah gangguan teknis pada sistem kecerdasan buatan (AI) perusahaan. Berdasarkan laporan Reuters yang dilansir dari Detik iNET pada Minggu (30/8/2026), skema pemangkasan karyawan hingga 60 persen tersebut mulanya ditargetkan berjalan pada gelombang kedua pada November 2026.
Program 'Project OT' atau Organization Transformation dirancang untuk menggantikan sebagian besar tenaga kerja manusia dengan efisiensi agen AI. Lewat rencana ini, jajaran manajemen tingkat menengah dipangkas, sementara staf divisi rekayasa, desain, serta manajemen produk dialihkan fokusnya menjadi penyusun sistem yang dibantu analisis otomatisasi AI.
Kegagalan integrasi AI internal menjadi faktor utama penghentian pemangkasan tenaga kerja tersebut. Meskipun perubahan kode pada infrastruktur AI Meta melonjak hingga 220 persen, peningkatan produktivitas yang dirasakan pengguna langsung melalui fitur baru hanya tercatat sebesar 36 persen.
Implementasi AI yang belum matang ini justru memicu lonjakan insiden keamanan dan kendala teknis hingga 50 persen di dalam sistem peranti lunak Meta. Kondisi tersebut memaksa para pekerja menghabiskan waktu 70 persen lebih lama hanya untuk menyelesaikan gangguan teknis yang timbul.
Meskipun gelombang PHK besar dipastikan tidak terjadi sepanjang tahun ini, Meta tetap memfokuskan alokasi anggaran dalam jumlah besar untuk pengembangan infrastruktur AI. Perusahaan juga masih mempertahankan pengoperasian tim-tim kecil berbasis bantuan AI di beberapa unit kerja internal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow