Miliarder Dunia Prediksi Manusia Bekerja di Luar Angkasa
Sejumlah kalangan ultra elite dunia meyakini aktivitas kehidupan dan pekerjaan manusia bakal meluas hingga ke luar angkasa. Pemikiran tersebut disampaikan oleh figur-figur utama industri teknologi global, dilansir dari Detik iNET.
Pendiri SpaceX, Elon Musk, menegaskan pentingnya membangun peradaban yang mandiri di planet lain. Langkah tersebut dinilai menjadi fase krusial bagi kelangsungan hidup peradaban manusia.
"Jika kita mampu membuat kehidupan mandiri di Mars, kita akan melewati salah satu filter terbesar. Itu kemudian membuat kita menjadi (penjelajah) antarbintang," ujar Musk.
Ia menyoroti usia Bumi yang telah mencapai sekitar 4,5 miliar tahun. Namun, hingga saat ini kehidupan belum berkembang menjadi multiplanet dan durasi waktu yang tersisa untuk mencapainya masih sangat tidak pasti.
Perspektif lain datang dari pendiri Amazon dan Blue Origin, Jeff Bezos. Ia mengusulkan pemindahan sektor manufaktur berat ke luar planet demi menjaga kelestarian lingkungan Bumi.
"Pada akhirnya kita harus memindahkan semua industri berat kita keluar dari Bumi... Kita perlu mengambil semua industri berat, semua industri yang menghasilkan polusi, dan memindahkannya ke luar angkasa. Dan menjaga Bumi tetap menjadi planet permata yang indah seperti sekarang ini," ucap Bezos.
Prospek lapangan kerja di antariksa juga diproyeksikan oleh CEO OpenAI, Sam Altman. Ia memperkirakan bahwa peluang karier di luar angkasa dapat terwujud bagi generasi muda dalam kurun satu dekade mendatang.
"Di tahun 2035, mahasiswa yang lulus kuliah -- jika mereka masih kuliah -- bisa saja pergi menjalankan misi menjelajahi tata surya dengan pesawat luar angkasa dalam pekerjaan yang sepenuhnya baru, menarik, bergaji sangat tinggi, dan sangat menarik," kata Altman.
Dukungan atas pandangan ini turut disampaikan oleh CEO Voyager Technologies, Dylan Taylor. Ia bahkan memprediksi perjalanan pulang-pergi ke Bulan bakal terealisasi dalam waktu dekat.
"Manusia pasti akan tinggal dan bekerja di luar angkasa," tutur Taylor.
Menurut Taylor, keberadaan pangkalan manusia di Bulan diperkirakan terwujud pada dekade 2030-an. Hal itu akan menandai fase baru pemukiman serta aktivitas kerja manusia di luar Bumi.
"Langkah berikutnya adalah Bulan. Hal itu akan terjadi pada tahun 2030-an, kemungkinan besar di awal tahun 2030-an," tambah Taylor.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow