MR DIY Indonesia Raih Pendapatan Rp 4 6 Triliun pada Semester I 2026

Smallest Font
Largest Font

PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR DIY Indonesia membukukan kenaikan pendapatan sebesar 24,5 persen year on year menjadi Rp 4,6 triliun pada Semester I 2026. Pertumbuhan kinerja keuangan ini didorong oleh ekspansi jaringan outlet dan lonjakan volume transaksi, dilansir dari Detik Finance pada Kamis (3/9/2026).

Selain pendapatan, perseroan mencatatkan laba kotor naik 15,7 persen secara tahunan menjadi Rp 2,4 triliun. Laba bersih perseroan turut mengalami pertumbuhan 16,4 persen secara tahunan hingga menyentuh angka Rp 590,7 miliar.

Jumlah transaksi perusahaan tumbuh 23,3 persen dibanding periode Semester I 2025. Hasil ini dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat terhadap produk retail yang terjangkau serta penambahan puluhan gerai baru di berbagai wilayah.

Direktur Utama MR DIY Indonesia, Edwin Cheah, menjelaskan bahwa keterjangkauan dan kemudahan akses produk menjadi landasan utama model bisnis perseroan di tengah perubahan pola belanja konsumen.

"Prioritas kami adalah untuk terus memahami kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dan tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan cara itulah kami membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan," kata Edwin Cheah, Direktur Utama MR DIY Indonesia.

Selama enam bulan pertama tahun 2026, perseroan telah mengoperasikan 130 toko baru. Penambahan tersebut membuat total jaringan gerai ritel ini mencapai 1.349 toko di seluruh Indonesia.

"Ekspansi kami bertujuan membawa produk bernilai terbaik lebih dekat kepada komunitas di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan memperluas akses keluarga Indonesia terhadap produk yang terjangkau dan diandalkan, kami membantu mereka mendapatkan manfaat terbaik dari setiap rupiah yang dibelanjakan," ujar Edwin Cheah, Direktur Utama MR DIY Indonesia.

Efisiensi operasional turut dijaga melalui penguatan rantai pasok, penyempurnaan model pengadaan, dan efisiensi jalur distribusi nasional. Sejumlah program harga seperti Harga Tetap Sama, Super Bombastis, dan Back to School juga dihadirkan untuk menjaga keterjangkauan harga produk.

Direktur sekaligus Chief Financial Officer MR DIY Indonesia, Rika Juniaty Tanzil, menegaskan bahwa penerapan eksekusi yang disiplin dan skala bisnis yang membesar menjadi kunci utama kestabilan keuangan perseroan.

"Kapabilitas ini tetap menjadi kunci dalam upaya kami terus memperluas jaringan dan membangun platform yang lebih efisien untuk pertumbuhan jangka panjang," ujar Rika Juniaty Tanzil, Direktur/Chief Financial Officer MR DIY Indonesia.

Di samping pencapaian bisnis, perseroan menjalankan program sosial MR DIY Untuk Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan anak, lingkungan, serta UMKM. Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 10.000 STEM Kit dibagikan secara gratis kepada anak-anak, penyediaan fasilitas drop box daur ulang Rekosistem diperluas ke 52 toko, serta pelatihan pendampingan mitra UMKM lokal terus digelar.

"Dengan bisnis yang semakin tumbuh, kemampuan kami untuk memberikan dampak yang lebih bernilai kepada masyarakat juga semakin besar. Melalui MR.D.I.Y. Untuk Indonesia, kami memberdayakan komunitas dan mendorong keberlanjutan lingkungan di wilayah kami beroperasi. Upaya-upaya ini turut memperkuat posisi kami sebagai merek yang diandalkan keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Edwin Cheah, Direktur Utama MR DIY Indonesia.

Kinerja Keuangan MR DIY Indonesia (dalam miliaran Rupiah)
IndikatorH1 2026H1 2025% Pertumbuhan
Pendapatan4.647,93.734,624,5
Laba Kotor2.416,82.089,015,7
Laba Bersih590,7507,416,4

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed