Murat Yakin Bantah Tuduhan Hossam Hassan Terkait Keberpihakan FIFA

Smallest Font
Largest Font

Pelatih tim nasional Swiss Murat Yakin menyanggah keras tudingan pelatih Mesir Hossam Hassan terkait adanya keberpihakan wasit serta FIFA yang menguntungkan Argentina pada Piala Dunia 2026.

Sanggahan tersebut disampaikan Yakin dalam konferensi pers pada hari Jumat (10/7) menjelang pertandingan babak perempat final, setelah sebelumnya Hassan mengklaim FIFA berusaha memenangkan Lionel Messi pasca-kekalahan Mesir 3-2 dari Argentina di babak 16 besar.

Yakin menegaskan bahwa hasil akhir dari suatu pertandingan sepak bola sepenuhnya ditentukan oleh performa tim di atas lapangan, bukan lewat pernyataan yang dikeluarkan kepada media massa setelah laga berakhir, terlebih karena Mesir sebenarnya sempat unggul dua gol sebelum keadaan berbalik.

"Saya yakin pertandingan secara umum berlangsung adil. Teknologi Video Asisten Wasit (VAR) dapat campur tangan dan mengendalikan segalanya," kata Murat Yakin, Pelatih Tim Nasional Swiss, dilansir dari Goal.com.

Yakin juga menambahkan bahwa ketidakpuasan atas hasil pertandingan tidak sepatutnya diluapkan melalui media penyiaran setelah laga usai, terutama ketika tim yang bersangkutan memiliki peluang besar untuk mengunci kemenangan.

"Ketika pertandingan bisa diselesaikan di lapangan, maka pembenaran atau penghinaan setelah pertandingan sama sekali tidak adil; segala sesuatunya harus diselesaikan di lapangan," ujar Murat Yakin, Pelatih Tim Nasional Swiss.

Kini Swiss tengah bersiap menghadapi sang juara bertahan, Argentina, dalam laga krusial perempat final yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu dini hari di Kansas City.

Langkah timnas Swiss dipastikan menjadi lebih berat lantaran penyerang andalan mereka, Johan Manzambi, yang telah mengoleksi 3 gol dan 2 assist di sepanjang turnamen, harus absen akibat cedera lutut parah.

"Kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk memulihkannya, tetapi sayangnya, dia tidak akan bisa ikut serta. Johan mengalami rasa sakit yang sangat parah, dan ini merupakan pukulan bagi kami semua," kata Murat Yakin, Pelatih Tim Nasional Swiss.

Kehilangan striker utama tersebut memaksa Swiss menerapkan strategi alternatif yang berfokus pada penguasaan bola guna meredam pergerakan serta agresivitas kapten Argentina, Lionel Messi.

"Saat bola ada di tangan kami, dia tidak akan bisa bergerak banyak. Kami berusaha bermain dengan gaya kami yang biasa, dan tidak membiarkannya mengoper bola," ujar Murat Yakin, Pelatih Tim Nasional Swiss.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed