Museum Batik TMII Hadirkan Workshop Mencanting untuk Pengunjung
Museum Batik Indonesia Taman Mini Indonesia Indah menghadirkan workshop mencanting untuk memperkenalkan proses pembuatan batik tulis tradisional kepada pengunjung. Kegiatan edukatif ini dilansir dari Detik Travel diselenggarakan setiap hari Selasa hingga Minggu di Ruang Lokakarya museum tersebut.
Pengunjung diajak merasakan pengalaman menggoreskan lilin malam hangat ke atas kain mori menggunakan canting. Seluruh peralatan pendukung, seperti canting, kompor listrik, hingga meja khusus batik cap dipesan langsung dari perajin lokal di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Proses diawali dengan pemilihan motif batik. Peserta dapat memilih ragam motif klasik seperti ceplok, megamendung, parang, dan kawung, atau motif flora berupa bunga teratai dan bunga matahari. Setelah menentukan pilihan, peserta menggambar pola dasar menggunakan pensil pada selembar kain mori berukuran 30x30 sentimeter.
Sambil menyelesaikan pola dasar, lilin malam dipanaskan di atas kompor listrik hingga mencair sempurna sekitar 10 menit. Kain mori kemudian dipasang pada pemidangan bulat agar permukaannya tetap kencang dan tidak mengerut saat terkena cairan malam panas.
Pengunjung juga dipandu memegang pemidangan dengan kemiringan hampir 90 derajat. Langkah ini bertujuan agar alur goresan malam berjalan lancar di atas permukaan kain.
Teknik Khusus Mencanting
Edukator Museum Batik Indonesia, Melvi Ilya Herdiana, memandu langsung peserta dalam menuangkan malam menggunakan canting tradisional. Penggunaan celemek juga diwajibkan untuk melindungi pakaian peserta dari tetesan malam.
"Nah, cara pegangnya berlawanan dari cara pegang pensil. Kalau pegang canting, (lubang untuk keluar malam) diarahkan lebih naik. Ini untuk mengatur tetesan dengan malam panasnya, biar nggak terlalu banyak. Cantingnya (dipegang) 45 derajat," kata Melvi.
Melvi menambahkan bahwa pengisian malam ke dalam wadah canting tidak perlu sampai penuh. Pengambilan cairan disarankan secukupnya karena sifat malam yang sangat cepat membeku ketika berinteraksi dengan udara.
Proses pembatikan membutuhkan waktu sekitar 10 menit tergantung tingkat kerapian peserta. Setelah menyelesaikan motif utama, peserta diperbolehkan menambahkan karya pribadi di area kain yang kosong, seperti membubuhkan nama atau simbol khusus.
Jadwal Sesi dan Harga Tiket
Keseluruhan proses workshop mencanting ini berlangsung kurang lebih 30 menit, dan hasilnya dapat dibawa pulang oleh peserta sebagai kenang-kenangan.
Sesi kegiatan dibagi menjadi dua jadwal setiap harinya. Sesi pertama dimulai pukul 10.00 WIB khusus rombongan, sementara sesi kedua berlangsung pukul 13.00 WIB untuk pengunjung perorangan.
Tiket dapat dibeli langsung di lokasi dengan tarif Rp 25.000 untuk wisatawan domestik dan Rp 35.000 untuk wisatawan mancanegara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow