Mutuagung Lestari Usulkan Sandiaga Uno Jadi Presiden Komisaris

Smallest Font
Largest Font

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) mengusulkan nama Sandiaga Salahuddin Uno untuk menduduki posisi Presiden Komisaris perseroan. Keputusan perombakan jajaran manajemen tersebut dijadwalkan bakal ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin, 24 Agustus 2026 di Jakarta. Selain mencalonkan mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020–2024 tersebut, perseroan turut mengusulkan Roestiandi Tsamanov untuk mengisi jabatan Wakil Presiden Direktur.

Langkah merombak susunan pengurus ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) sekaligus mendukung ekspansi bisnis di bidang pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (testing, inspection, and certification/TIC). Sandiaga Uno sendiri memiliki rekam jejak panjang di sektor investasi, korporasi, maupun pemerintahan. Ia tercatat sebagai pendiri PT Recapital Advisory pada 1997 serta co-founder PT Saratoga Investama Sedaya Tbk pada 1998, selain pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 2017–2018.

Sementara itu, calon Wakil Presiden Direktur Roestiandi Tsamanov merupakan wirausahawan serta profesional di bidang mekatronika, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia. Sebelum diusulkan masuk ke jajaran manajemen MUTU, ia dikenal sebagai pendiri sekaligus Komisaris Utama PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT), serta pernah menjabat sebagai CEO Rumah Siap Kerja dan PT Samala Serasi Utama.

Masuknya figur-figur yang memiliki latar belakang di bidang korporasi, investasi, teknologi, hingga pemerintahan tersebut diharapkan perseroan dapat mendorong inovasi dalam layanan pengujian dan sertifikasi. Penambahan jajaran manajemen baru ini juga diarahkan untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan. Mutu International merupakan perusahaan penyedia jasa TIC yang melayani berbagai sektor industri nasional maupun global. Layanan sertifikasi independen yang disajikan mencakup sektor lingkungan, kelapa sawit, kehutanan, hingga sistem manajemen mutu.

Seluruh rancangan perombakan susunan direksi dan komisaris tersebut hingga saat ini masih berupa usulan resmi perseroan. Kepastian efektivitas perubahan manajemen MUTU sepenuhnya bergantung pada hasil keputusan dan persetujuan para pemegang saham dalam RUPSLB mendatang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    1
    Wow

Most viewed