Napoli Mengincar Tiket Champions League dalam Laga Kontra Pisa
Napoli membidik kemenangan mutlak saat bertandang ke markas Pisa di Cetilar Arena pada Minggu, 17 Mei 2026, pukul 12.00 waktu setempat demi mengamankan tiket Champions League secara definitif.
Klub berstatus juara bertahan Serie A dan pemenang Supercoppa ini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci posisi kedua di klasemen akhir Liga Italia.
Sebaliknya, Pisa yang sudah dipastikan terdegradasi ke Serie B membawa misi menghindari rekor delapan kekalahan beruntun pasca-Perang Dunia II yang pernah tercipta pada tahun 1954.
Pelatih Napoli, Antonio Conte, mendapatkan angin segar seiring pulihnya sejumlah pilar penting seperti David Neres yang kembali masuk skuad setelah menjalani operasi pergelangan kaki sejak Januari.
Gelandang Kevin De Bruyne dan bek Mitchell Beukema juga diproyeksikan langsung turun sebagai starter setelah pulih dari cedera, menyisakan Matteo Politano yang absen akibat sanksi larangan bertanding.
Guna beradaptasi dengan jadwal sepak mula yang tidak biasa, Conte bahkan menggelar dua sesi latihan terakhir tepat pada tengah hari di Castel Volturno.
Dilansir dari Corriere della Sera, situasi internal Napoli juga diwarnai pembicaraan rekonstruksi tim antara Conte dan Presiden Aurelio De Laurentiis terkait kontrak kerja sama mereka yang berjalan hingga 30 Juni 2027.
Di kubu tuan rumah, manajer Oscar Hiljemark memilih bungkam tanpa menggelar konferensi pers menjelang pertandingan demi menjaga fokus penuh para pemainnya.
Hiljemark kembali bisa memainkan Marius Marin sejak menit pertama untuk mengisi lini tengah setelah sang pemain absen selama dua setengah bulan akibat cedera ligamen kolateral lutut kiri.
Namun, kekuatan lini belakang Pisa dipastikan mereduksi akibat sanksi kartu merah Nikolay Bozhinov dan masalah otot yang menimpa Edoardo Coppola.
Catatan historis pertemuan kedua tim di tanah Toskana menunjukkan kekuatan berimbang dari tujuh bentrokan, dengan masing-masing mengemas dua kemenangan dan tiga laga sisa berakhir seri.
"Un marziano a Roma" è il titolo di una piéce teatrale di Ennio Flaiano. Il cui esordio infelice fu commentato dallo scrittore con la solita verve ironica: l'insuccesso mi ha dato alla testa. Ebbene pensate se un marziano invece di atterrare una bella mattina dalle parti di Villa Borghese mettesse piede vicino allo stadio Maradona. E informandosi su come vanno le cose per la squadra di calcio locale sentisse rispondersi: con Conte allenatore l'anno scorso abbiamo vinto lo scudetto. Quest'anno siamo ad oggi secondi. Ed abbiamo anche vinto una Supercoppa. kata Il Mattino dalam ulasannya mengenai dinamika prestasi klub.
Pertandingan ini dipimpin oleh wasit di bawah pengawasan ketat otoritet keamanan sepak bola Italia, yang melarang kehadiran pendukung tim tamu di stadion.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow