New York Knicks Lolos ke Final NBA Usai Menang Telak

Smallest Font
Largest Font

New York Knicks berhasil memastikan diri lolos ke babak Final NBA setelah menumbangkan Cleveland Cavaliers dengan skor 130-93 pada laga keempat final Wilayah Timur di Cleveland, Senin malam waktu setempat.

Kemenangan telak di kandang lawan tersebut membuat New York Knicks menyapu bersih seri final wilayah dengan keunggulan mutlak 4-0 tanpa balas. Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri masa penantian panjang klub selama 27 tahun untuk kembali berlaga di partai puncak kompetisi basket tertinggi di Amerika Serikat.

Kapten tim New York Knicks, Jalen Brunson, dinobatkan sebagai pemain terbaik atau MVP final Wilayah Timur setelah memimpin rekan-rekannya meraih kemenangan ke-11 secara beruntun di babak playoff. Catatan impresif tersebut menyamai rekor langka Golden State Warriors pada tahun 2017 yang mencetak 15 kemenangan beruntun menuju tangga juara.

Karl-Anthony Towns memimpin perolehan angka New York Knicks dengan sumbangan 19 poin dan 14 rebound, disusul OG Anunoby yang mencetak 17 poin. Landry Shamet tampil cemerlang dari bangku cadangan dengan mengemas 16 poin lewat akurasi tembakan tiga angka yang tinggi, sementara Mikal Bridges dan Jalen Brunson masing-masing menambahkan 15 poin.

Pendukung New York Knicks dilaporkan memadati arena pertandingan di Cleveland hingga membuat tim tuan rumah menarik keluar para pemain utama mereka pada kuarter keempat saat selisih poin melebar hingga 35 angka. Di jajaran penonton tampak sejumlah pesohor seperti sutradara Spike Lee, komedian Tracy Morgan, aktor Timothee Chalamet, dan Kylie Jenner.

"Knicks in four!" seru para penggemar New York Knicks di dalam arena pertandingan seperti dilansir dari laporan Reuters.

Cleveland Cavaliers sebenarnya sempat memimpin di awal laga melalui delapan poin beruntun dari Donovan Mitchell yang membawa keunggulan 8-2. Keunggulan tersebut sempat dipertahankan menjadi 17-14 melalui aksi dunk Evan Mobley sebelum akhirnya New York Knicks bangkit lewat laju poin 9-0.

Momen krusial terjadi saat New York Knicks memimpin tipis 30-26, di mana mereka berhasil mencetak laju poin mutlak 20-0 dalam durasi lima menit. Selama periode tersebut, serangan Cleveland Cavaliers lumpuh total dengan catatan sembilan kali kegagalan tembakan beruntun dan melakukan empat kali kesalahan sendiri atau turnover.

Keunggulan New York Knicks melebar menjadi 29 poin pada paruh pertama laga dan menutup babak tersebut dengan skor 68-49. Memasuki kuarter keempat, jarak keunggulan tim tamu semakin tidak terkejar hingga menyentuh selisih angka terbesar yaitu 45 poin.

Donovan Mitchell menjadi pencetak angka terbanyak untuk Cleveland Cavaliers dengan 31 poin, diikuti Evan Mobley dengan 15 poin, dan James Harden yang hanya membukukan 12 poin. Laga ini menjadi salah satu kemenangan dengan margin terbesar dalam sejarah babak playoff bagi New York Knicks.

Pencapaian ini menjadi penampilan ketiga New York Knicks di babak Final NBA sejak gelar juara terakhir mereka pada tahun 1973. Pada dua final sebelumnya, New York Knicks menelan kekalahan dari Houston Rockets pada tahun 1994 dalam tujuh gim dan kalah dari San Antonio Spurs pada tahun 1999 dalam lima gim.

New York Knicks kini menunggu pemenang dari final Wilayah Barat antara juara bertahan Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs yang saat ini masih imbang dengan kedudukan 2-2. Pertandingan kelima wilayah barat akan digelar di Oklahoma City, di mana calon lawan New York Knicks di final nanti dipastikan memegang keuntungan laga kandang karena memiliki rekor musim reguler yang lebih baik.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed