New York Knicks Tumbangkan Cleveland Cavaliers Lewat Babak Overtime
New York Knicks berhasil mengalahkan Cleveland Cavaliers dengan skor 115-104 melalui babak overtime pada Game 1 final Wilayah Timur NBA setelah mengejar ketertinggalan 22 poin di Madison Square Garden pada Selasa malam.
Kemenangan dramatis ini memperpanjang rekor kemenangan beruntun Knicks di babak playoff menjadi delapan pertandingan. Tim tuan rumah mencatatkan laju poin 30-8 untuk memaksakan babak overtime setelah sempat tertinggal akibat performa gemilang Donovan Mitchell.
Jalen Brunson menjadi bintang kemenangan Knicks dengan mencetak total 38 poin. Strategi matang dari pelatih New York Knicks, Mike Brown, yang menginstruksikan para pemainnya untuk terus menekan lini pertahanan lawan menjadi kunci pembalik keadaan.
"It was no secret we were attacking Harden," kata Mike Brown, Pelatih New York Knicks, dilansir dari nytimes.com.
Brown memuji kontribusi luar biasa dari Brunson yang tampil dominan sepanjang paruh kedua pertandingan. Keputusannya untuk tetap mempertahankan para pemain utama di lapangan terbukti berhasil memicu momentum kebangkitan tim.
"Obviously, we don’t get it done if Jalen Brunson doesn’t play like one of the MVP guys in the league," kata Mike Brown, Pelatih New York Knicks.
"He was phenomenal," lanjut Mike Brown, Pelatih New York Knicks.
Dukungan penuh dari para penonton di Madison Square Garden juga diakui memberikan energi tambahan bagi skuad Knicks. Penampilan solid dari Landry Shamet dan Mikal Bridges turut membantu meredam serangan Cavaliers di kuarter keempat.
"Definitely thankful, because they could have walked out if they wanted to," kata Jalen Brunson, Pemain New York Knicks.
Brunson mengapresiasi loyalitas para pendukung yang tetap bertahan di stadion meski tim sempat tertinggal jauh. Keberhasilan ini dinilai menjadi pembuktian mentalitas juara yang dimiliki oleh skuad New York Knicks musim ini.
"This team, all we want to do is make this city proud, and bring this city wins. And to be able to accomplish that tonight, on a night where it didn’t seem like it was going to happen, it’s an honor and it’s truly something special," kata Karl-Anthony Towns, Pemain New York Knicks.
Di sisi lain, kekalahan Cleveland Cavaliers juga dipengaruhi oleh keputusan pelatih Kenny Atkinson yang tidak memaksimalkan jatah jeda waktu. Cavaliers tercatat hanya menggunakan satu kali timeout saat keunggulan besar mereka mulai terkejar.
"I like to hold my timeouts," kata Kenny Atkinson, Pelatih Cleveland Cavaliers.
Ketidakmampuan Cavaliers mempertahankan keunggulan membuat mereka harus merelakan kemenangan di Game 1. Pertandingan berikutnya akan kembali digelar di markas New York Knicks.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow