Nico Paz Pilih Bertahan di Como 1907 ketimbang Kembali ke Real Madrid
Gelandang muda Nico Paz menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan di Como 1907 dan belum memiliki ketertarikan untuk kembali ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini. Keputusan pemain asal Argentina tersebut mematangkan posisinya sebagai pilar utama di bawah asuhan Cesc Fabregas sekaligus meredam spekulasi kepulangannya ke Spanyol pada Rabu (27/5/2026).
Performa impresif sang pemain di kompetisi kasta tertinggi Italia membuat manajemen Real Madrid mulai mempertimbangkan untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali. Kendati demikian, sang pemain memilih fokus melanjutkan perkembangannya secara reguler di Serie A bersama klub milik pengusaha Indonesia tersebut.
Pemain berusia 21 tahun itu tercatat menjadi salah satu properti terpanas di Liga Italia berkat kontribusi gol dan assist yang masif sepanjang musim. Situasi ini membuat raksasa Spanyol berada dalam tekanan waktu karena klausul khusus yang mereka miliki mempunyai batas kedaluwarsa yang sangat ketat.
Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Viva, Real Madrid menjual Nico Paz ke Como pada musim panas 2024 dengan nilai transfer mencapai 6 juta euro. Dalam kesepakatan tersebut, kubu El Real menyertakan klausul pembelian kembali (buyback clause) serta hak bagi hasil sebesar 50 persen jika Como menjual sang pemain ke klub lain.
Raksasa La Liga tersebut hanya memiliki tenggat waktu sekitar dua pekan pada bursa transfer musim panas 2026 ini untuk mengaktifkan klausul rilis senilai 9 juta euro. Jika momentum paruh tahun ini dilewatkan, opsi pembelian kembali baru bisa diaktifkan lagi pada bursa transfer musim panas 2027 dengan nilai meningkat menjadi 10 juta euro.
Perlu dicatat bahwa klausul pembelian kembali ini bersifat eksklusif untuk jendela transfer musim panas. Berdasarkan data kontrak, Real Madrid sama sekali tidak memiliki hak atau opsi untuk menarik pulang sang gelandang serang pada bursa transfer paruh musim atau Januari.
Statistik Gemilang Nico Paz di Italia
Semenjak meninggalkan Santiago Bernabeu, karier Nico Paz melesat tajam di Italia dengan membukukan statistik impresif di bawah bimbingan tim kepelatihan Como 1907. Pemain lulusan akademi Real Madrid Castilla ini bertransformasi menjadi dinamo serangan yang mematikan di kompetisi domestik.
Berikut adalah rincian statistik performa Nico Paz semenjak merintis karier profesionalnya di Spanyol hingga menjadi bintang utama di panggung Serie A Italia:
| Kategori Kompetisi / Klub | Jumlah Penampilan | Kontribusi Gol | Kontribusi Assist |
|---|---|---|---|
| Tim Utama Real Madrid (Sebelum 2024) | 8 | 1 | 0 |
| Musim Debut di Como (Promosi) | 35 | 6 | 9 |
| Total Performa di Italia (Semua Ajang) | 75 | 19 | 15 |
| Kompetisi Serie A Musim Terbaru | – | 12 | 6 |
Berdasarkan data taktis, performa impresifnya di panggung tertinggi Italia juga berbuah manis secara personal. Nico Paz tercatat sukses memenangkan dua penghargaan Serie A Rising Star Awards sekaligus mendapatkan panggilan resmi untuk memperkuat Tim Nasional senior Argentina.
Fokus Penuh Bersama Cesc Fabregas
Menurut laporan berkala dari Berita Nasional, pihak Como 1907 sendiri berkomitmen kuat untuk memproteksi sang pemain dari godaan klub-klub besar Eropa. Cesc Fabregas dinilai menjadi sosok kunci yang berhasil meyakinkan sang gelandang bahwa menit bermain reguler di Serie A jauh lebih berharga bagi perkembangannya saat ini.
Sebelum memutuskan hijrah ke Italia, Nico Paz sejatinya sempat mencatatkan sejarah kecil bersama skuad utama Real Madrid. Ia mencetak gol debutnya di panggung Liga Champions Eropa lewat sebuah eksekusi tendangan keras ketika menghadapi Napoli pada akhir November 2023 silam.
Langkah manajemen Como 1907 untuk mempertahankan sang gelandang serang juga selaras dengan ambisi jangka panjang klub yang disokong oleh kekuatan finansial Grup Djarum. Skuad berjuluk I Lariani tersebut terus berupaya membangun fondasi tim yang kompetitif agar mampu bersaing konsisten di papan atas.
Hingga saat ini, manajemen Real Madrid dikabarkan masih terus memantau situasi internal sang pemain sebelum mengambil keputusan final menjelang penutupan tenggat waktu klausul. Keputusan berada penuh di tangan sang pemain yang memegang kendali atas kesepakatan personal di kontrak baru.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow