PB PABSI Dukung Arahan Prabowo Terkait Pelatnas Jangka Panjang

Smallest Font
Largest Font

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) Rosan Perkasa Roeslani menyambut baik arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan pembinaan olahraga nasional melalui pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang pada Selasa (23/6/2026).

Langkah ini dinilai penting dalam membangun prestasi olahraga Indonesia secara berkelanjutan melalui skema anggaran tahun jamak. Kebijakan tersebut juga selaras dengan inisiatif Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga nasional, karena prestasi internasional memerlukan proses yang konsisten dan terencana.

“PB PABSI menegaskan kesiapan untuk mendukung agenda besar pemerintah dalam membangun sistem pembinaan olahraga nasional yang berkelanjutan, kompetitif, dan mampu mencetak generasi atlet masa depan yang membanggakan bangsa,” ujar Rosan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Bagi cabang olahraga angkat besi sendiri, konsep pelatnas jangka panjang ini sudah sejalan dengan program yang diterapkan PB PABSI sejak tahun 2015 melalui pelatnas terpusat yang berkesinambungan tanpa pemulangan atlet. Pengembangan atlet dilakukan menyeluruh dari tingkat youth, junior, hingga senior.

“Kami percaya, prestasi olahraga tidak dibangun dalam hitungan bulan, tetapi melalui proses bertahun-tahun yang membutuhkan kepastian program dan dukungan yang berkelanjutan,” kata Rosan.

Atlet angkat besi sudah dibina secara terpusat sejak usia 14-15 tahun dengan pendekatan komprehensif yang mencakup latihan, pemenuhan gizi, pembinaan mental, hingga dukungan sport science yang berkelanjutan.

“Pendekatan ini telah menunjukkan hasil nyata melalui berbagai capaian internasional, antara lain medali emas Olimpiade 2024, gelar juara dunia, rekor dunia, serta prestasi di Asian Games yang sebelumnya belum pernah diraih Indonesia di cabang angkat besi,” tambah Rosan.

Selain pelatnas jangka panjang, PB PABSI memberikan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan Akademi Olahraga untuk menjaring serta membina talenta atlet sejak tingkat sekolah dasar (SD).

“Negara-negara kuat dalam olahraga memulai pembinaan sejak usia dini. Indonesia memiliki talenta yang luar biasa. Tantangannya adalah memastikan mereka mendapatkan pembinaan yang tepat, berkelanjutan, dan terukur sejak awal,” ujar Rosan.

Rosan juga mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo terhadap pengembangan olahraga disabilitas sebagai langkah penting dalam mewujudkan ekosistem olahraga yang lebih inklusif dan berkeadilan di Indonesia.

“PB PABSI meyakini bahwa setiap anak bangsa, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi fisik, harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berprestasi, dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” ucap Rosan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed