Pameran Hospital Expo Ke 38 Bakal Gelar Teknologi Alat Kesehatan AI

Smallest Font
Largest Font

Pameran Indonesia International Hospital Expo ke-38 siap memamerkan deretan alat kesehatan berteknologi mutakhir berbasis kecerdasan buatan (AI) pada 7–10 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Ajang tahunan ini diselenggarakan secara paralel bersamaan dengan Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) ke-22 serta Seminar Tahunan Patient Safety ke-20 yang mengusung fokus penguatan rumah sakit pada era AI.

Penyelenggaraan pameran ini memfasilitasi integrasi antara para profesional medis, manufaktur, dan penyedia layanan kesehatan dalam menghadapi tantangan sektor kesehatan di tingkat nasional maupun internasional.

"Pameran ini menjembatani para profesional, produsen, dan penyedia layanan kesehatan. Hospital Expo menjadi agenda rutin yang strategis untuk memperkenalkan inovasi terkini, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Hospital Expo juga mendorong para pelaku industri untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan menjawab tantangan sektor kesehatan," ujar Direktur Marketing & Finance PT Okta Sejahtera Insani Yudha Imam Sutedja dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2026).

Sejumlah peranti utama berbasis AI yang akan diperkenalkan meliput Dental Chair yang dilengkapi kendali suara, AI-Based Cardiovascular Risk Assessment dengan metode analisis retina oculomics tanpa radiasi, hingga sistem bedah robotik gengsam Robotic-Assisted Arthroplasty System untuk operasi bedah ortopedi.

"Pameran ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam dunia alat kesehatan untuk membangun dan memperluas jaringan kemitraan bisnis bersama distributor lokal maupun mancanegara," ujar Yudha.

Pameran kesehatan terbesar di Asia Tenggara ini menempati Hall 5-10 seluas 36.910 meter persegi dengan kepersertaan lebih dari 600 pendaftar. Sebanyak 66 persen partisipan berasal dari perusahaan lokal, sementara 34 persen sisanya merupakan peserta internasional dari Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, Kanada, Malaysia, India, Thailand, dan Pakistan.

Pengunjung yang ditargetkan mencapai lebih dari 15.000 orang per hari dapat mengakses berbagai sarana edukasi kesehatan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis seperti tes gula darah dan USG, donor darah PMI, hingga agenda peluncuran buku serta talkshow kesehatan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed