Dokter Gizi Bagi Panduan Aman Konsumsi Ube Saat Diet
Tren olahan ube sebagai sajian pencuci mulut manis kini sedang menggugah selera para pencinta kuliner. Kendati demikian, masyarakat yang tengah mengontrol berat badan atau mencegah risiko obesitas disarankan untuk menyikapi popularitas umbi ini secara bijak.
Seperti dilansir dari Detik Health, dr Igus Ulfa Yaze SpGK selaku Dokter Spesialis Gizi Klinik memberikan panduan medis agar masyarakat tetap bisa menikmati ube tanpa mengganggu program diet maupun memicu penumpukan kalori berlebih.
Pada dasarnya, ube dalam bentuk umbi utuh tergolong sebagai sumber karbohidrat yang kaya manfaat dan aman dikonsumsi. Pengaturan porsi menjadi kunci utama saat menikmati bahan pangan ini.
"Sebenarnya tidak ada orang sehat yang harus menghindari ube. Tapi tetap perlu dipertahankan porsinya," ungkap dr Yaze.
Penerapan kontrol porsi serta kecermatan dalam memilih jenis olahan menjadi poin krusial, khususnya bagi individu yang menjalani program penurunan berat badan atau penderita gangguan metabolik seperti diabetes.
Ancaman utama dari lonjakan kalori yang memicu kegemukan umumnya bukan berasal dari bahan ube itu sendiri. Lonjakan tersebut lebih sering dipicu oleh bahan penunjang manis yang dicampurkan ke dalam sajian modern.
"Orang dengan diabetes atau yang sedang mengontrol berat badan terutama perlu lebih berhati-hati dengan porsi dan produk olahan ube yang tinggi gula dan kalori," jelas dr Yaze.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow