PP PBVSI Pertimbangkan Keikutsertaan Timnas Voli Putra di Kamboja
Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) belum dapat memastikan keikutsertaan tim nasional voli putra Indonesia dalam ajang Samdech Thipadei Cup 2026 di Phnom Penh, Kamboja, yang dijadwalkan berlangsung mulai 19 Agustus 2026. Penundaan keputusan ini disebabkan oleh kepastian status dan regulasi turnamen dari Federasi Bola Voli Internasional (FIVB).
PBVSI memilih menunda keberangkatan skuad Garuda sembari menunggu informasi resmi guna memastikan ajang tersebut memiliki keabsahan internasional. Langkah ini diambil untuk menghindarkan tim nasional maupun para pemain dari potensi sanksi akibat berpartisipasi dalam kompetisi yang belum mengantongi izin resmi dari otoritas voli dunia.
Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, menegaskan pentingnya kepastian legalitas turnamen yang melibatkan jajaran pemain berstatus tim nasional tersebut.
"Turnamen undangan di Kamboja ini tidak ada keabsahan dari FIVB karena melibatkan tim atau pemain timnas, kalau kita ikut, timnas bisa kena sanksi," ungkap Loudry Maspaitella, Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI.
Loudry mengingatkan bahwa risiko sanksi akibat ketidakjelasan regulasi ini tidak hanya membayangi tim nasional, tetapi juga level klub yang diperkuat oleh pemain dalam daftar panggil timnas. Meski demikian, peluang Indonesia untuk tampil di Kamboja tetap terbuka apabila seluruh persyaratan dari FIVB dapat dipenuhi oleh pihak penyelenggara.
Sebelumnya, PP PBVSI melalui akun Instagram resminya sempat mengumumkan keikutsertaan timnas voli putra dalam ajang tersebut sebagai bagian dari agenda persiapan menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Sebanyak 18 pemain telah dipanggil untuk mengisi skuad yang terdiri dari tiga setter, lima middle blocker, dua libero, enam outside hitter, dan dua opposite hitter.
Komposisi pemain dipimpin oleh pemain senior Sigit Ardian yang melakoni debut timnas sejak 2010, disusul Dio Zulfikri dan Muhammad Malizi. Skuad asuhan Reidel Toiran saat ini tetap berfokus melakoni pemusatan latihan intensif di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Jawa Barat, demi mengejar target medali perunggu pada Asian Games 2026 yang digelar 16 September hingga 4 Oktober 2026.
Di sektor putri, timnas voli putri Indonesia di bawah asuhan pelatih Marcos Sugiyama dipastikan berlaga pada ajang AVC Women's Continental 2026 di Tianjin Olympic Center Gymnasium, Tiongkok. Skuad Merah Putih tergabung di Grup B bersama Thailand, Kazakhstan, dan Australia, serta dijadwalkan melakoni laga perdana melawan Kazakhstan pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow