PDIP Targetkan Kursi Gubernur Jawa Timur pada Pemilu 2029
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menargetkan kadernya dapat mengamankan kursi Gubernur Jawa Timur pada Pilkada mendatang. Langkah tersebut dibarengi persiapan pemenangan Pemilihan Legislatif 2029 di wilayah setempat.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan penegasan itu saat menghadiri kegiatan partai di Surabaya, Minggu (23/8/2026). Menurut Hasto, target perolehan kursi pada pemilu mendatang didasari tren elektoral partai yang terus mengalami kenaikan.
"Ya itu sebagai suatu cita-cita politik. Karena ditinjau dari peta politik yang ada, secara konsisten elektoral PDI Perjuangan itu mengalami kenaikan terus-menerus. Karena itulah partai harus membangun optimisme, termasuk di dalam menetapkan target-target perolehan kursi pada pemilu yang akan datang," kata Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.
Hasto menambahkan, orientasi partai tidak hanya berfokus pada perebutan kekuasaan semata. Kerja politik partai diarahkan untuk konsisten membela kepentingan rakyat kecil di lapangan.
"Tetapi Pemilu juga menegaskan bahwa yang terpenting menampilkan wajah politik yang memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan terus-menerus membela rakyat tertindas. Maka tadi dinyanyikan juga lagu Bung Karno Bapak Marhaenis untuk mengingatkan tentang pentingnya keberpihakan, pembelaan terhadap rakyat kecil. Bahkan tadi Ibu menampilkan sosok Pak No itu yang dalam 17 Agustus di Banyuwangi itu menunjukkan patriotisme yang luar biasa di tengah-tengah sampah, dan itu diberikan perhatian khusus oleh Ibu Ketua Umum. Maka seluruh kader partai harus muncul jiwa-jiwa patriotisme dan menggembleng semangat guna membela rakyat Marhaen tersebut," kata Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.
Sejumlah figur kepala daerah di Jawa Timur mulai masuk dalam bursa pencalonan internal. Nama Bupati Sumenep Achmad Fauzi hingga Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjadi representasi kepemimpinan daerah yang berpeluang diusung.
"Kalau kita lihat di dalam demokrasi yang terkonsolidasi, maka ada calon-calon yang muncul dari kepala daerah. Kami punya 12 kepala daerah, ada juga calon yang muncul dari anggota DPR RI, kami punya anggota DPR RI yang cukup signifikan, sekitar 19 dari Jawa Timur," kata Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.
Mekanisme pendaftaran calon kepala daerah di PDIP juga memfasilitasi jalur rekrutmen terbuka. Pola pembinaan kepemimpinan tersebut digambarkan melalui rekam jejak Tri Rismaharini saat dicalonkan partai.
"Kemudian partai juga melakukan pendidikan politik dan rekrutmen secara terbuka. Ibu Tri Rismaharini misalnya, direkrut dari kalangan ASN yang menggembleng kepemimpinannya dan kemudian bertemu dengan Ibu Mega dan diberikan ruang untuk menjadi wali kota dua periode dan sangat berhasil, kemudian menjadi Menteri Sosial, dan sekarang menjadi Ketua DPP Bidang Penanggulangan Bencana," kata Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.
Kinerja kader di tingkat daerah diklaim menjadi basis kekuatan partai dalam mengarungi kontestasi politik mendatang. Kesiapan mesin partai dinilai mampu menopang agenda pemenangan di berbagai tingkatan pemilu.
"Jadi PDIP memiliki banyak success story terkait dengan para kepala daerah, dan dengan solidnya mesin partai, ini menjadi modal bagi pemenangan Pemilu Gubernur, kepala daerah yang akan datang, dan pemilu legislatif serta presiden," kata Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.
Peluang juga dibuka bagi generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan sesuai nilai dasar partai. Ruang aktualisasi politik disiapkan bagi kader muda yang mampu menjawab aspirasi publik.
"Jadi mereka-mereka yang punya potensi sebagai pemimpin dan kemudian mampu menjawab harapan rakyat, itu diberikan ruang di PDI Perjuangan, termasuk bagi anak-anak muda. Syaratnya adalah anak-anak muda yang memiliki jiwa dan spirit seperti Bung Karno, Bung Hatta, dan para tokoh-tokoh bangsa lainnya," kata Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.
Konsolidasi struktur internal di Jawa Timur difokuskan pada penguatan kerja sama antar-kader. Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah menekankan pentingnya komitmen bersama untuk merebut kemenangan di daerah tersebut.
"Dengan kerja keras kita semua, kita punya kewajiban sama, tekad yang sama untuk memenangkan pileg dan pilgub yang akan datang," kata Said Abdullah, Ketua DPD PDIP Jatim.
Evaluasi menyeluruh telah dijalankan setelah hilangnya sejumlah perolehan kursi pada Pemilu 2024. Optimisme dibangun kembali untuk memastikan kader partai menduduki posisi kepemimpinan di tingkat provinsi.
"Bahwa PDI Perjuangan sudah saatnya punya Gubernur Jawa Timur," kata Said Abdullah, Ketua DPD PDIP Jatim.
Strategi pembenahan mencakup pelaksanaan kaderisasi berkelanjutan serta kegiatan berbasis kemasyarakatan. Penataan organisasi dilakukan hingga tingkat tempat pemungutan suara.
"Kita akan bedah semua di setiap dapil kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan sampai di TPS. Percayalah bahwa setelah kaderisasi, banyak hak kita lakukan, dan banyak evaluasi kita lakukan," kata Said Abdullah, Ketua DPD PDIP Jatim.
Seluruh legislator dari partai diinstruksikan untuk mengintensifkan kehadiran di tengah masyarakat. Kewajiban turun ke lapangan menjadi penekanan utama bagi jajaran wakil rakyat dari semua tingkatan.
"Kami siap memenangkan pileg, menyambut kemenangan di 2029. Semua harus gotong royong, semua anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota harus benar-benar turun reses ke lokasi, tidak ada lagi tidak turun ke lokasi," kata Said Abdullah, Ketua DPD PDIP Jatim.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow