Pemerintah Hawaii Kumpulkan Personel Atasi Dampak Badai Lala
Gubernur Hawaii Josh Green bersama jajaran pejabat negara bagian mengerahkan personel dan sumber daya darurat ke seluruh kepulauan untuk menangani dampak Badai Lala pada Sabtu dan Minggu.
Sekitar 180 personel Garda Nasional Hawaii telah disiagakan untuk mendukung operasi tanggap darurat di seluruh wilayah. Penyiapan pasukan mencakup pengaktifan Staf Bersama di Oahu serta pembentukan Satuan Tugas Hawaii dan Satuan Tugas Maui yang dilengkapi tim kendaraan beroda tinggi di setiap county.
"Badai Lala kini melanda negara bagian kita, dan keselamatan warga tetap menjadi prioritas tertinggi kami," kata Green.
Sebagai langkah antisipasi keselamatan, Departemen Transportasi Hawaii menutup Bandara Internasional Hilo dan Bandara Internasional Ellison Onizuka Kona di Keahole sejak Sabtu pukul 14.00 waktu setempat. Petugas dijadwalkan kembali melakukan pemeriksaan area bandara pada Minggu, 16 Agustus 2026, guna menyiapkannya kembali untuk pengoperasian penerbangan.
"Garda Nasional, penegak hukum, transportasi, kesehatan, dan personel darurat bekerja sepanjang waktu, dengan sumber daya disiagakan di seluruh negara bagian untuk mendukung komunitas kita. Jika Anda aman di rumah, silakan berlindung di tempat. Jika tidak, tempat penampungan darurat dan area pengungsian mungkin tersedia di county Anda - harap melanjutkan perjalanan dengan hati-hati dan bawa perlengkapan untuk keluarga Anda. Kami akan terus memindahkan orang dan sumber daya ke mana pun dibutuhkan sampai setiap komunitas aman," kata Green.
Selain fasilitas udara, seluruh pelabuhan komersial di Hawaii Island dan Maui County resmi ditutup untuk aktivitas dermaga maupun kapal tanpa izin Pengawal Pantai AS. Departemen Penegakan Hukum turut menyiagakan drone untuk memantau titik banjir, tanah longsor, dan jalan rusak, sekaligus menempatkan personel di lokasi pengungsian.
Departemen Lahan dan Sumber Daya Alam (DLNR) menutup seluruh kawasan hutan, cagar alam, dan jalur pendakian. Pihak berwenang mengimbau masyarakat serta warga tanpa tempat tinggal untuk menjauhi area pantai, bantaran sungai, dan pepohonan guna menghindari ancaman banjir bandang maupun pohon tumbang.
Pemantauan infrastruktur juga difokuskan pada Bendungan Retarding R-1 Daerah Tangkapan Air Puukapu di Waimea yang mengaktifkan rencana darurat non-kegagalan. Fungsi bendungan yang mengalirkan air melalui sumur injeksi tersebut terus diawasi oleh Departemen Pekerjaan Umum Hawaii County guna melindungi pemukiman warga dan lahan pertanian di Waimea.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow