Pemerintah Terbitkan SBN Ritel SR025 Mulai 21 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan bersiap membuka masa penawaran Surat Berharga Syariah Negara ritel seri SR025 pada Jumat, 21 Agustus 2026. Instrumen investasi berbasis syariah ini ditawarkan kepada investor individu Warga Negara Indonesia hingga 16 September 2026 guna mendukung pembiayaan APBN dan pembangunan proyek infrastruktur nasional.

Penerbitan SR025 menjadi seri pertama dari empat Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang dijadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun 2026. Berdasarkan data DJPPR Kementerian Keuangan per 10 Agustus 2026, penerbitan ini menyusul kesuksesan seri pendahulunya, SR024, yang berhasil mencatatkan realisasi penjualan sebesar Rp17,48 triliun dari target awal sebesar Rp15 triliun.

Pengelolaan Sukuk Ritel SR025 menggunakan akad Ijarah - Asset to be Leased dan telah mengantongi fatwa halal dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia. Pemerintah menyediakan dua pilihan jangka waktu investasi untuk seri ini, yakni tenor 3 tahun untuk SR025 dan tenor 5 tahun untuk SR025T5. Investor dapat mulai memesan instrumen ini dengan modal terjangkau mulai dari Rp1 juta.

Selain prinsip syariah, SR025 memberikan imbalan tetap (fixed rate) yang dibayarkan secara berkala setiap bulan. Pokok investasi dan imbal hasil dijamin penuh oleh negara melalui undang-undang. Instrumen ini bersifat likuid karena dapat diperdagangkan antar-investor domestik di pasar sekunder setelah melewati masa pemegangan minimum (minimum holding period).

Pengabaian pajak juga menjadi salah satu keunggulan instrumen ini, di mana Pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) Final atas kupon obligasi ritel ditetapkan sebesar 10 persen. Tingkat pajak tersebut lebih rendah dibandingkan pajak bunga deposito perbankan yang mencapai 20 persen.

Seturut jadwal DJPPR Kementerian Keuangan, penerbitan instrumen ritel akan dilanjutkan dengan penawaran Cash Waqf Linked Sukuk Ritel seri SWR007 pada 4 September hingga 21 Oktober 2026. Selanjutnya, pemerintah akan meluncurkan Savings Bond Ritel seri SBR015 pada 28 September hingga 22 Oktober 2026, serta ditutup oleh Sukuk Tabungan seri ST017 pada 6 November hingga 2 Desember 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed