Warga New York Pilih Calon Anggota DPR dalam Pemilu Primer
Warga New York memberikan suara dalam pemilu primer untuk memilih calon anggota DPR Amerika Serikat pada Selasa, 24 Juni 2026, yang menjadi tolok ukur bagi pengaruh politik Wali Kota New York City, Zohran Mamdani. Kontestasi politik ini diwarnai persaingan kursi kosong dan pengeluaran dana kampanye yang masif dari berbagai faksi partai. Wali Kota Zohran Mamdani berupaya mendorong agenda sosialis demokratisnya dengan mendukung sejumlah kandidat progresif untuk menggantikan politisi Demokrat mapan.
Pengaruh sang wali kota diuji langsung melalui performa tiga kandidat pilihannya dalam pemilu kali ini. "I've spoken time and again that we need a Democratic Party that isn't just willing to stand up, but also to stand for something, too often we have to look in our history books to find that," kata Mamdani, Wali Kota New York City seperti dilansir dari abc7ny.com.
Meskipun hasil resmi belum final, platform pasar prediksi Kalshi menunjukkan para pelaku pasar memperkirakan kandidat dukungan Mamdani berpeluang memenangi dua dari tiga kursi yang diperebutkan. Pasaran taruhan tersebut menempatkan mantan Pengawas Keuangan Kota New York Brad Lander dan Anggota Dewan Negara Bagian Claire Valdez sebagai unggulan, sementara Darializa Avila Chevalier menjadi underdog.
Di Distrik Kongres ke-10, Brad Lander menantang petahana Dan Goldman yang sedang dikritik kelompok kiri atas sikapnya terhadap Israel. Menurut data Kalshi yang dilaporkan CNBC, kontrak prediksi menempatkan Lander dengan peluang kemenangan yang sangat tinggi untuk mengamankan nominasi Partai Demokrat. Persaingan sengit lain terjadi di Distrik Kongres ke-7 untuk menggantikan posisi Nydia Velázquez yang pensiun. Claire Valdez yang didukung oleh Mamdani dan Democratic Socialists of America bersaing ketat dengan Presiden Wilayah Brooklyn Antonio Reynoso yang didukung oleh Velázquez dan Jaksa Agung New York Letitia James.
Sementara itu, di Distrik Kongres ke-12 yang tidak melibatkan dukungan resmi dari Mamdani, persaingan ketat melibatkan Micah Lasher dan Alex Bores. Kontestasi di distrik ini menjadi salah satu yang termahal setelah sejumlah kelompok kepentingan AI menggelontorkan dana jutaan dolar untuk memengaruhi pencalonan Bores terkait regulasi kecerdasan buatan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow