Pemprov DKI Perpanjang Pendaftaran SPMB SLB 2026

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru Jenjang Sekolah Luar Biasa pada Senin, 29 Juni 2026, guna mengoptimalkan kuota yang tersedia di tengah evaluasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

Langkah perpanjangan pendaftaran ini membuka kembali kesempatan bagi calon murid baru hingga 1 Juli 2026. Penyesuaian jadwal ini dilakukan seiring dengan perubahan mekanisme jalur domisili di Jakarta yang kini tidak lagi menggunakan ukuran jarak fisik, melainkan batasan wilayah administratif.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa keluhan yang muncul dari masyarakat dalam proses penerimaan siswa baru berakar dari ketidakseimbangan kapasitas bangku sekolah.

"Yang pertama, untuk penerimaan siswa baru ini kan yang sudah dilakukan dari waktu ke waktu tidak ada sesuatu yang baru sebenarnya," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.

Pramono Anung mengakui ketidakpuasan warga muncul karena sekolah-sekolah yang diminati memiliki kuota yang sangat terbatas.

"Kalau kemudian tidak semua terpuaskan, kami menyadari itu. Karena apa? Keterbatasan tempat untuk sekolah-sekolah yang dianggap favorit yang menjadi rebutan. Selalu problemnya itu," ujarnya.

Akibat kendala tersebut, sejumlah calon siswa terpaksa dialihkan ke sekolah lain yang masih dapat menampung murid.

"Enggak bisa masuk di sekolah yang diharapkan walaupun dalam zona yang ada, akhirnya masuk di sekolah yang lain," ungkapnya.

Terkait operasional teknis pendaftaran, Pramono Anung menyerahkan rincian informasi selanjutnya kepada pihak dinas terkait.

"Jadi untuk itu nanti detailnya dengan Dinas Pendidikan," lanjutnya.

Sementara itu, aturan mengenai pembagian zonasi wilayah secara administratif dijelaskan oleh pihak Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan.

"Khusus untuk Jakarta, kami tidak menggunakan ukuran, tapi menggunakan batasan wilayah, RT, RW, sesuai dengan gambar peta dari Petanya Jakarta 1," ujar Santoso, Kasudin Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah 1 (JS1).

Santoso memaparkan bahwa metode ini memprioritaskan sekolah yang lokasinya beririsan langsung dengan pemukiman warga setempat.

"Di domisili ini memang ada prioritas satu, prioritas dua, lalu prioritas tiga. Patokannya adalah sesuai dengan Permendikdasmen, di mana lokasi sekolah beririsan dengan wilayah," kata Santoso.

Selain jalur domisili, pemerintah juga membuka jalur khusus bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial.

"Ini untuk anak-anak yang memang kita prioritaskan, yang mendapat bansos. Juga untuk anak-anak dari yang orang tuanya korban Covid-19, juga untuk sopir JakLingko," ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pertanyaan dan kendala pendaftaran, Sudin Pendidikan Jaksel Wilayah 1 menyediakan layanan informasi daring secara berkala.

"Kami live dari jam 9 pagi sampai dengan jam 3 sore," kata Santoso.

Terakhir, ia mengingatkan agar para orang tua murid mencermati aturan wilayah yang sudah ditetapkan agar proses pendaftaran berjalan lancar.

"Patokannya adalah sesuai wilayah yang sudah dipetakan," kata Santoso.

Dilansir dari Kompas.com dan Medcom.id, pendaftaran SPMB SLB dapat diakses secara daring atau luring, dengan agenda pengumuman hasil seleksi yang dijadwalkan pada 2 hingga 4 Juli 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed