Pendiri xAI Tony Wu Beli Mansion Mewah Rp 1,2 Triliun
Pembelian hunian mewah senilai USD 70 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun di kawasan California memicu perbincangan publik. Langkah besar tersebut dilakukan oleh Tony Wu Yuhuai, sosok ilmuwan muda sekaligus salah satu pendiri laboratorium kecerdasan buatan xAI milik Elon Musk. Seperti dilansir dari Detik iNET, transaksi properti seluas 4,8 hektar yang berlokasi di Hillsborough ini mencatatkan rekor nilai kesepakatan terbesar di wilayah Bay Area sepanjang tahun.
Kawasan elit tersebut berada tidak jauh dari pusat teknologi Silicon Valley. Bangunan berjuluk Villa de Verano ini dirancang menyerupai gaya vila Italia di tepi danau. Lingkungan rumah dikelilingi pepohonan rimbun serta area halaman depan yang sangat luas.
Fasilitas di dalam kompleks tempat tinggal tersebut mencakup arena golf pribadi sembilan lubang, amfiteater luar ruangan dengan kapasitas 150 tempat duduk, hingga akuarium raksasa berkapasitas 2.100 galon. Bangunan utamanya memiliki enam kamar tidur dan dilengkapi sebuah rumah tamu berukuran besar.
Pria berusia 31 tahun kelahiran China itu belum memberikan tanggapan resmi mengenai laporan kepemilikan aset tersebut. Wu sendiri diketahui telah mengundurkan diri dari xAI pada awal tahun ini. Jejak karier Wu di industri kecerdasan buatan tergolong cemerlang. Sebelum mendirikan xAI bersama Elon Musk dan 11 anggota tim awal lainnya pada 2023, ia pernah bekerja sebagai ilmuwan riset di Google sejak 2021 serta menjalani program magang di OpenAI dan DeepMind.
Selama berkiprah di xAI, Wu memegang peranan kunci dalam pengembangan mesin bernalar dan matematika AI untuk chatbot Grok. Sosoknya sempat menyita perhatian saat mendampingi Musk dalam sesi siaran langsung peluncuran Grok 3 pada 2025. Keputusan mundur diambil Wu pada Februari, hanya beberapa hari setelah SpaceX resmi mengakuisisi xAI. Nilai akuisisi tersebut memvaluasi SpaceX sebesar USD 1 triliun dan xAI senilai USD 250 miliar, yang membuat entitas gabungannya berganti nama menjadi SpaceXAI.
"Sudah waktunya untuk babak saya selanjutnya. Ini adalah era yang penuh berbagai kemungkinan: tim kecil yang dipersenjatai AI dapat memindahkan gunung dan mendefinisikan ulang apa yang mungkin dilakukan," tutur Wu saat mengumumkan kepindahannya. Wu menghabiskan masa kecilnya di Hangzhou sebelum akhirnya pindah ke Kanada untuk melanjutkan pendidikan SMA.
Ia menyelesaikan gelar sarjana matematika di Universitas New Brunswick pada 2015, lalu meraih gelar PhD bidang Machine Learning di Universitas Toronto pada 2021 di bawah bimbingan Jimmy Ba. Meskipun jumlah kekayaan bersih terbarunya tidak dipublikasikan secara mendalam, total nilai aset Wu dipastikan melonjak drastis pasca-akuisisi SpaceX terhadap xAI.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow