KAI Mencatat Penumpang Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen Jalur Selatan Jawa Jadi Andalan

Smallest Font
Largest Font

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pertumbuhan volume penumpang Kereta Panoramic yang signifikan sebesar 62,32 persen secara tahunan selama periode Januari hingga Mei 2026.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan jumlah penumpang Kereta Panoramic mencapai 79.933 orang pada Januari-Mei 2026. Adapun, pada periode yang sama tahun sebelumnya hanya 49.244 orang.

"Pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya minat pelanggan terhadap perjalanan yang menghadirkan pengalaman visual dan kenyamanan selama berada di atas kereta api," katanya, dikutip Sabtu (13/6/2026).

Peningkatan volume ini berjalan selaras dengan tren pertumbuhan pariwisata nasional yang bergerak positif sejak tahun lalu.

Tren Kenaikan Pariwisata Domestik

Kementerian Pariwisata mencatat sepanjang Januari-November 2025 jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1,09 miliar perjalanan atau tumbuh 18,95% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka pergerakan tersebut berhasil memecahkan rekor tertinggi untuk mobilitas wisatawan domestik di Indonesia dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Anne menuturkan pertumbuhan pelanggan Kereta Panoramic mencerminkan perubahan preferensi masyarakat dalam menikmati perjalanan kereta api. Perjalanan kini menjadi bagian dari pengalaman wisata dan penumpang ingin menikmati setiap momen selama perjalanan.

Berikut adalah data perbandingan jumlah penumpang Kereta Panoramic berdasarkan catatan resmi PT KAI:

Periode (Januari - Mei) Jumlah Penumpang (Orang) Pertumbuhan (%)
2025 49.244 -
2026 79.933 62,32%

Rute Operasional dan Pesona Jalur Selatan

Kereta Panoramic saat ini hadir pada rangkaian KA Argo Wilis relasi Bandung–Surabaya Gubeng (PP), KA Turangga relasi Bandung–Surabaya Gubeng (PP), KA Pangandaran relasi Gambir–Banjar (PP), KA Papandayan relasi Gambir–Garut (PP), serta KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung (PP).

Sebagian besar rute perjalanan tersebut sengaja dioperasikan untuk melintasi jalur selatan Pulau Jawa yang memiliki karakteristik geografis yang sangat beragam.

Para penumpang dapat menyaksikan pemandangan alam berupa persawahan, lembah, perbukitan, pegunungan, aliran sungai, hingga pemukiman pedesaan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Fasilitas Premium Kereta Panoramic pertama di Indonesia

Sarana transportasi yang dikelola oleh anak usaha KAI Wisata ini memegang rekor sebagai armada kereta panoramic pertama yang beroperasi di Indonesia.

Kereta ini menggunakan basis armada kelas eksekutif yang dimodifikasi dengan kaca panoramic berukuran besar serta fitur automatic sunroof pada bagian atap.

Berikut adalah detail spesifikasi dan fasilitas pendukung yang tersedia di dalam layanan armada komersial ini:

Aspek Layanan Fasilitas dan Kapasitas
Kapasitas Tempat Duduk 38 kursi
Fitur Utama Sarana Kaca panoramic besar, automatic sunroof
Layanan Pendamping Dedicated train attendant
Fasilitas Konsumsi Sajian makan, aneka minuman
Fitur Hiburan Layanan hiburan film, akses WiFi

Anne menambahkan bahwa karakter geografis Indonesia yang kaya memberikan keunggulan tersendiri bagi moda transportasi berbasis rel dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang berbeda.

“Jalur kereta api di Indonesia melewati banyak kawasan dengan panorama yang menarik. Melalui Kereta Panoramic, pelanggan dapat menikmati bentang alam tersebut dari sudut pandang yang lebih luas dan nyaman sepanjang perjalanan,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed