Penurunan Berat Badan Efektif Stabilkan Tensi Penderita Hipertensi
Program penurunan berat badan terbukti mampu membantu mengendalikan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Pengurangan penumpukan lemak viseral menjadi kunci utama dalam meminimalkan beban kerja organ jantung agar tekanan darah tetap terkontrol, sebagaimana dilansir dari Detik Health pada Kamis (20/8/2026).
Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa timbunan lemak berlebih secara langsung meningkatkan beban kerja jantung. Kondisi tersebut memicu kenaikan tekanan darah pada seseorang. Ketika berat badan dan kadar lemak mulai menyusut, fungsi pemompaan jantung dapat berlangsung lebih optimal.
"Ketika lemaknya sudah mulai berkurang, pasti pompa jantungnya akan baik-baik saja dan lega lagi karena tidak ada yang membuat dia berat," terang dr Yaze dalam Live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).
Sebagian besar penderita hipertensi memang tercatat memiliki masalah berat badan berlebih. Penurunan berat badan yang dicapai melalui perubahan gaya hidup sehat secara bertahap akan menormalisasi kondisi tensi penderita.
"Tensinya pasti akan kembali stabil," tambahnya.
Selain menjaga efisiensi pompa jantung dan menstabilkan tensi, proses penyusutan berat badan turut berperan aktif dalam meredakan tingkat peradangan kronis di dalam tubuh.
"Jadi memang dengan penurunan berat badan itu menurunkan berbagai macam peradangan lain, termasuk tensi yang naik, jadi bisa lebih stabil," jelas dr Yaze.
Pengendalian berat badan yang konsisten juga memberikan dampak positif pada indikator kesehatan metabolisme lainnya bagi penderita hipertensi.
"Termasuk misalnya gula darah yang tadinya tinggi bisa jadi lebih stabil," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow