Dinas SDA DKI Jakarta Perbaiki Gorong Gorong Pemicu Jalan Amblas di Lenteng Agung Raya

Smallest Font
Largest Font

Dinas Sumber Daya Air atau SDA DKI Jakarta memperbaiki saluran air penghubung atau gorong-gorong lama yang memicu amblasnya Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 29 Mei 2026. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan proses pemulihan struktur jalan tersebut dapat rampung dalam waktu tiga hari ke depan.

Peristiwa amblesnya jalan ini berimbas langsung pada kelancaran arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Depok. Kerusakan infrastruktur jalan yang cukup parah tersebut memakan dua lajur jalan sekaligus, sehingga menyisakan ruang gerak yang sangat terbatas bagi kendaraan yang melintas.

Insiden ini bahkan telah memakan korban seorang pengendara roda dua. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan mengenai adanya sepeda motor yang terperosok ke dalam lubang jalan amblas tersebut pada pukul 04.15 WIB dini hari.

Jalan di Lenteng Agung Amblas, Kedalaman Diperkirakan Mencapai 2 Meter | Metropolitan | kumparan

Kondisi di lapangan menunjukkan penurunan permukaan tanah yang cukup dalam dan membahayakan. Area spesifik kerusakan ini tepatnya berada di wilayah RT 7 RW 2, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, dekat dengan Gang Empang di depan sebuah bengkel kendaraan bermotor.

Struktur gorong-gorong lama yang berada di bawah aspal diduga kuat menjadi faktor utama penyebab terjadinya amblas. Infrastruktur saluran air berdiameter tiga meter tersebut diketahui sudah berusia tua dan mengalami penurunan fungsi akibat beban kendaraan di atasnya.

"Infrastruktur gorong-gorong tersebut melayani aliran limpasan air hujan dan limbah ringan selama lebih dari tiga dekade atau tiga puluh tahun."

Penurunan kekuatan struktur tanah di bawah aspal ini sebenarnya sudah mulai terdeteksi sejak satu hari sebelumnya. Pengamatan awal di lapangan pada Kamis, 28 Mei 2026, memperlihatkan munculnya gelombang tidak wajar pada permukaan aspal jalan raya tersebut.

Akibat penutupan sebagian lajur jalan, penumpukan kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat dihindarkan sepanjang hari. Seorang pengendara bernama Rian mengaku harus menghabiskan durasi waktu perjalanan hingga hampir tiga jam sejak pukul 09.00 WIB akibat kemacetan parah.

Langkah Penanganan Dinas SDA

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo, menyatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah dihubungi terkait kerusakan jalan pada Jumat, 29 Mei 2026. Tim Satuan Pelaksana Kecamatan langsung dikerahkan menuju lokasi untuk mengamankan area konstruksi.

Dinas SDA DKI Jakarta membagi tahapan penanganan menjadi dua bagian demi mempercepat pemulihan fungsi jalan raya. Berikut adalah rincian logistik dan personel yang dikerahkan ke lokasi penanganan:

  • 15 personel Tim Satpel SDA untuk mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas.
  • Pemasangan pagar pengaman di sekitar perimeter lubang amblas.
  • Penyediaan komponen beton pracetak atau box culvert berukuran dua meter.

Pemasangan box culvert ukuran dua meter tersebut disiapkan sebagai solusi permanen untuk menggantikan saluran lama yang rusak. Pihak dinas memperkirakan keseluruhan proses pemasangan permanen ini membutuhkan waktu sekitar dua minggu, dengan catatan kondisi cuaca di lokasi mendukung.

Pengalihan Arus Lalu Lintas

Dinas Perhubungan atau Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas secara ketat di sekitar Jagakarsa. Langkah pengalihan arus kendaraan ini mulai diberlakukan secara penuh sejak Jumat, 29 Mei 2026, guna mengurangi beban volume kendaraan di titik amblas.

Pengendara dari arah Pasar Minggu yang hendak menuju Depok diimbau untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan petugas. Evaluasi penanganan kemacetan terus dilakukan bersama jajaran Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan di lapangan.

Data Teknis Kerusakan dan Target Perbaikan Jalan Raya Lenteng Agung
Parameter InfrastrukturDetail Data Faktual
Diameter Gorong-Gorong Lama3 meter
Ukuran Box Culvert Baru2 meter
Lajur Jalan Terdampak2 lajur
Target Perbaikan Darurat2-3 hari
Estimasi Proyek Permanen2 minggu

Para petugas di lapangan terus berupaya melakukan pengurukan material dan penguatan dinding tanah di sekitar gorong-gorong. Struktur tanah di sekitar Gang Empang terus dipantau secara berkala menggunakan alat berat guna mengantisipasi terjadinya amblesan susulan selama proses perbaikan berlangsung.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed