Pemerintah dan BUMN Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Berbagai Wilayah
Pemerintah daerah bersama PT Nindya Karya (Persero) mempercepat pembangunan proyek infrastruktur pendidikan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia guna memperluas akses pembelajaran yang merata. Hingga pertengahan Mei 2026, realisasi fisik pengerjaan di Kota Medan, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Kediri dilaporkan berjalan positif bahkan sebagian melampaui target proyek.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meninjau langsung proyek yang berlokasi di Jalan Flamboyan Raya III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan tersebut. Area seluas enam hektare itu dibangun sejak akhir Desember 2025 dan direncanakan selesai pada 20 Juni 2026.
"Memasuki bulan kelima, kami melihat perkembangannya sangat pesat dan sangat baik. Bahkan sudah mencapai 73 persen," ujar Rico Waas setelah meninjau langsung proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Medan, Sumatra Utara, seperti dilansir Antara, Kamis, 21 Mei 2026.
Pemerintah Kota Medan berkomitmen mendukung penuh program pusat ini dengan memaksimalkan infrastruktur penunjang di sekitar kawasan sekolah. Pemerintah daerah bakal memprioritaskan peningkatan kualitas jalan akses, pembuatan saluran drainase baru, hingga pemasangan lampu jalan.
"Pengerjaannya kami nilai sangat maksimal, teliti, semuanya tertata rapi, bagus, fasilitasnya memadai, dan dirancang dengan konsep yang matang. Saya kira patut diberi apresiasi, putra-putri bangsa kita mampu mengerjakan proyek sekonsisten ini dalam waktu yang relatif singkat," tuturnya.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat menegakkan keadilan di bidang pendidikan bagi masyarakat luas. Kelompok anak yang membutuhkan perhatian khusus menjadi fokus utama untuk mendapatkan sarana dan pelatihan terbaik.
"Terlebih lagi, fokus utamanya adalah memastikan anak-anak yang memerlukan perhatian khusus mendapatkan fasilitas, pengajaran, dan pelatihan terbaik," ujarnya.
Sementara itu, evaluasi kemajuan proyek juga dilakukan oleh manajemen BUMN pelaksana. Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael Umbas, melakukan kunjungan lapangan langsung ke lokasi pembangunan di Deli Serdang dan Kota Medan pada Selasa, 19 Mei 2026.
"Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah berbagai tantangan di lapangan," ujar Michael Umbas.
Berdasarkan laporan progres periode M23, pembangunan di Sumatra Utara mencatatkan capaian positif di atas target rencana. Michael Umbas memuji pengerjaan fisik di Medan yang dinilai fenomenal karena struktur atap, lantai, dan plafon sudah hampir selesai.
"Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini sudah masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal," lanjutnya.
Manajemen mengingatkan agar seluruh tim proyek terus mengedepankan koordinasi lintas sektor dan tidak mengabaikan keselamatan kerja demi kemanfaatan jangka panjang masyarakat.
"Yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas bangunan, fungsi fasilitas, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat," pungkasnya.
Di Kabupaten Serdang Bedagai, Wakil Bupati H. Adlin Tambunan memantau pengerjaan Sekolah Rakyat di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah pada Kamis, 21 Mei 2026. Realisasi pengerjaan di lokasi ini menyentuh 53,71 persen, melampaui target awal sebesar 50,93 persen.
"Bersama Pak Ariel dan tim, kami optimis kegiatan ini dapat terselesaikan dengan baik pada 20 Juni mendatang," ujar Wabup Sergai di sela monitoring pembangunan.
Adlin menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat atas realisasi sarana pendidikan ini di wilayahnya. Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai memastikan akan mengawal ketat penyelesaian pengerjaan agar mutunya terjaga.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden atas pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sergai. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat memberikan dampak yang sangat baik bagi anak-anak. Sukses selalu untuk kita semua," katanya.
Pemerintah daerah mengapresiasi seluruh tim yang bekerja keras menghadapi dinamika di lapangan. Pengawasan berkala terus dilakukan bersama Project Manager Sekolah Rakyat Wilayah Sergai, Ariel Somadinigrat.
"Kami mengawal dan memastikan pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat tercapai sesuai harapan. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah berbagai tantangan di lapangan," ucapnya.
Selain di Sumatra Utara, PT Nindya Karya juga mengebut pembangunan proyek serupa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang kini mencapai 57 persen. Pengembang sempat menghadapi kendala keterbatasan armada mitra di tengah tingginya permintaan material, namun diatasi dengan mengerahkan armada internal perusahaan.
"Kami meyakini bahwa sinergi ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi masyarakat. Kami terus memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan oleh ribuan siswa yang membutuhkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (17/5/2026).
Kompleks Sekolah Rakyat di Kediri berdiri di atas lahan 7,6 hektare dan dirancang menjadi kawasan terpadu dengan fasilitas lengkap seperti asrama siswa, rumah susun guru, gedung sekolah dari jenjang SD hingga SMA, tempat ibadah, serta sarana olahraga. Dilansir dari Detik Finance, proyek Kediri merupakan satu dari sembilan titik yang digarap perusahaan di Jawa Timur.
"Kami meyakini bahwa sinergi ini tidak hanya akan mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi yang lebih penting, akan membuka pintu akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat," ungkap Bayu Apriyadi dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Minggu, 17 Mei 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow