Kritik dan Pujian Warnai Performa Kobbie Mainoo di Man United
Gelandang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, memicu perdebatan hangat terkait peran vitalnya di lini tengah pascakemenangan 4-0 atas Sabah di Old Trafford pada Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.
Perubahan formasi yang diterapkan manajer Michael Carrick mengembalikan kepercayaan diri Mainoo, meski strategi transfer klub senilai 150 juta poundsterling untuk mendatangkan gelandang baru menuai kritik tajam dari mantan pemain Setan Merah.
Eks gelandang Manchester United, Paul Ince, mempertanyakan keputusan manajemen mendatangkan Andrey Santos dan Carlos Baleba dengan biaya fantastis di tengah keberadaan Mainoo.
"Saya benar-benar tidak mengerti mengapa Manchester United menghabiskan 50 juta poundsterling untuk Santos dan 70 juta poundsterling untuk Baleba, padahal mereka sudah memiliki Kobbie Mainoo di dalam skuad," kata Ince seperti dilaporkan The Mirror.
Ince menilai alokasi dana jumbo tersebut semestinya diarahkan ke posisi lain untuk memperkuat daya saing skuad.
"Saya percaya sejumlah besar uang tersebut seharusnya diinvestasikan untuk meningkatkan bidang-bidang lain yang lebih dibutuhkan," ujarnya.
Ince menambahkan agar tim memprioritaskan area yang lebih krusial demi persaingan papan atas.
"Sebagai contoh, mendatangkan bek side atau striker berkualitas akan membantu Setan Merah bersaing untuk mendapatkan tempat di dua atau tiga besar," kata Ince.
Mantan pemain nasional Inggris tersebut juga mendorong Mainoo agar tidak cepat puas dan tampil lebih berani dalam mengeksekusi peluang.
"Dengan segala hormat kepada Ipswich, jika ia datang ke United dan bermain terbuka, saya masih bisa tampil bagus di hadapannya. Sudah semestinya Kobbie melakukan itu setiap pekan," kata Ince.
Ince menginginkan peningkatan peran aktif dari sang pemain dalam mengendalikan tempo permainan tim.
"Saya ingin melihat seorang pemain yang mengendalikan pertandingan, bukan seseorang yang mendapatkan bola lalu hanya mengoperkannya ke samping, atau mengirimkannya ke Bruno Fernandes. Saya ingin melihatnya maju membawa bola dan melakukan umpan satu-dua," kata Ince.
Ia menyoroti pentingnya keberanian mengeksekusi tembakan dari jarak jauh.
"Berapa banyak tembakannya dalam satu pertandingan? Ketika saya masih bermain, saya selalu berusaha menembak 3 atau 4 kali dalam satu pertandingan, dan pada dasarnya ia menjalankan peran yang sama seperti yang saya jalankan," kata Ince.
Ince mendesak Mainoo memanfaatkan potensi penuh yang dimilikinya tanpa ragu.
"Mainoo memiliki lebih dari sekadar mengoper dan menyerahkan tugas kepada Bruno Fernandes serta Matheus Cunha untuk menjalankan peran mereka. Ia bisa memberikan banyak hal, melepaskan lebih banyak tembakan, dan maju membawa bola. Ia memiliki dua kaki yang bagus, dan semua potensi yang dimilikinya itu perlu ia tunjukkan lebih besar lagi," kata Ince.
Ia menekankan agar Mainoo membuang sikap bermain aman di lapangan.
"Kamu harus percaya pada sejauh mana kemampuanmu, dan jangan bermain aman. Ia bisa menjadi pemain yang sangat bagus," kata Ince.
Sebaliknya, legenda Manchester United lainnya, Owen Hargreaves, melontarkan sanjungan tinggi terhadap kapasitas teknis gelandang berusia 21 tahun tersebut.
"Saya tidak pernah melihat Kobbie bermain buruk. Setiap kali melihatnya mengolah bola, saya selalu berpikir: bagaimana bisa ada pelatih yang tidak memainkan pemuda ini?" ujar Hargreaves dalam wawancaranya bersama TNT Sports.
Hargreaves menilai nilai ekonomis Mainoo melampaui para pemain baru yang dibeli klub.
"Dia produk akademi asli, tidak memakan biaya transfer sepeser pun. Bayangkan jika melihat harga pasar gelandang saat ini—United membeli Andrey Santos dan Tielemans total €85 juta, Carlos Baleba mungkin bernilai €70 juta. Berapa nilai Mainoo? Dia jauh lebih berharga dari mereka semua!" tegas Hargreaves.
Hargreaves menyoroti ketenangan luar biasa yang ditunjukkan Mainoo dalam situasi krusial.
"Dia baru berusia 21 tahun, tapi gaya bermainnya sangat tenang seperti veteran berumur 30 tahun di lingkungan paling penuh tekanan. Dia meluncur dengan bola secara anggun. Kuncinya sekarang, United harus menemukan mitra paling pas untuk mendampinginya, karena dia bisa menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia," kata Hargreaves.
Manajer Manchester United, Michael Carrick, turut mengekspresikan kepuasannya terhadap kontribusi Mainoo dalam membangun serangan.
"Dia adalah pemain yang fantastis, hal itu cukup jelas terlihat. Cara dia tampil, bermain sedikit lebih ke dalam dan menghubungkan serangan, memulai serangan, serta memberikan pengaruh besar pada pertandingan-pertandingan kami. Dia benar-benar sosok yang menyenangkan untuk dimiliki," kata Carrick dilansir situs resmi Liga Champions.
Carrick memuji mentalitas belajar dan keberanian sang gelandang muda saat bertanding.
"Dia ingin belajar, ingin berkembang, ingin mendengarkan, dan dia mengekspresikan dirinya di atas lapangan. Sungguh luar biasa melihatnya," kata Carrick menambahkan.
Carrick menyanjung kebiasaan positif sang pemain yang terus memperlihatkan kemajuan signifikan.
"Dia pemain yang fantastis. Sangat jelas terlihat bagaimana dia mendikte permainan dari posisi yang lebih dalam, memulai serangan, dan memberikan pengaruh masif dalam setiap laga kami," tutur Carrick.
Carrick menutup apresiasinya terhadap sikap profesional Mainoo di dalam tim.
"Sungguh menyenangkan memiliki pemain seperti dia. Dia selalu ingin belajar, berkembang, dan mengekspresikan dirinya secara bebas di atas lapangan. Luar biasa melihat perkembangannya," pungkas Carrick.
Manchester United dijadwalkan melakoni laga krusial menghadapi Manchester City dalam lanjutan Premier League akhir pekan ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow