Persib Bandung Pindahkan Venue Laga Asia ke Si Jalak Harupat

Smallest Font
Largest Font

Persib Bandung memindahkan lokasi pertandingan babak kualifikasi AFC Champions League Two 2026/2027 melawan klub Filipina, Manila Digger FC, ke Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Senin, 31 Agustus 2026.

Keputusan tersebut diambil manajemen klub karena pemeliharaan rumput Stadion Gelora Bandung Lautan Api belum selesai jelang bergulirnya Indonesia Super League 2026/2027. Selain menggelar laga ACL Two, venue tersebut juga disiapkan untuk laga pembuka liga domestik melawan PSM Makassar pada 6 September 2026.

Laga internasional di Stadion Si Jalak Harupat dikenakan tarif retribusi daerah sebesar Rp112 juta per hari untuk penggunaan sebelum pukul 18.00 WIB dan Rp160 juta per hari untuk pemakaian setelah pukul 18.00 WIB, sebagaimana dikonfirmasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung dilansir dari Kompas.com.

Kepala Dispora Kabupaten Bandung Dicky Anugrah menjelaskan ketentuan biaya sewa tersebut mengacu pada Lampiran I Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 9 Tahun 2025.

"Berdasarkan perda itu, berlaku retribusi pelayanan tempat olahraga bagi pihak yang menggunakan Stadion SJH di pertandingan taraf internasional, liga sepak bola nasional, liga sepak bola amatir atau komunitas," ujar Dicky saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Dicky menambahkan, skema retribusi tidak berlaku untuk penyelenggaraan Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 karena ajang tersebut merupakan penugasan negara.

"Berkenaan dengan pertandingan dalam FIFA ASEAN Cup 2026, tak berlaku retribusi. Dalam hal itu, pemerintah yang menyediakan fasilitas," pungkasnya.

Manajemen PT PERSIB Bandung Bermartabat menegaskan bahwa laga melawan Manila Digger dihelat tanpa penonton sebagai bentuk kepatuhan terhadap sanksi disipliner AFC akibat insiden saat menjamu Ratchaburi FC pada musim sebelumnya dilansir dari persib.co.id.

"Bagi kami, menjaga kondisi GBLA saat ini merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan stadion tersebut benar-benar siap menyambut perjalanan panjang musim 2026/2027. Kami ingin GBLA dapat menjadi rumah PERSIB yang nyaman dan memberikan kondisi terbaik bagi tim maupun Bobotoh sepanjang kompetisi," tulis pihak Manajemen PT PERSIB Bandung Bermartabat.

Pihak klub juga menyampaikan komitmennya untuk mematuhi seluruh regulasi federasi dalam penyelenggaraan kompetisi tingkat regional.

"PERSIB menghormati keputusan dan regulasi AFC yang berlaku serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk terus meningkatkan standar profesionalisme dan kualitas penyelenggaraan pertandingan. Pertandingan tanpa penonton tentu bukan kondisi yang kami harapkan, karena dukungan langsung Bobotoh selalu memberikan energi yang luar biasa bagi tim. Namun, kami akan menjalankan ketentuan tersebut dengan penuh tanggung jawab dan menjadikannya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan," tulis pihak Manajemen PT PERSIB Bandung Bermartabat.

Pihak manajemen meminta para pendukung tetap memberikan energi positif meski tidak dapat hadir secara langsung di dalam area tribun stadion.

"Manajemen PT PBB memahami Bobotoh selalu ingin berada di sisi tim, terutama ketika PERSIB bertanding di level Asia. Kali ini situasinya berbeda, tetapi dukungan tetap dapat diberikan dengan cara yang positif. Kami berharap Bobotoh terus memberikan energi terbaik bagi tim dan bersama-sama menjaga nama baik PERSIB," tulis pihak Manajemen PT PERSIB Bandung Bermartabat.

Menanggapi pemindahan venue dan ketiadaan penonton, penyerang Persib Ramon Tanque menilai kondisi tersebut tidak mengubah fokus persiapan tim dilansir dari Antara News.

"Mengenai bermain di stadion lain (SJH), saya rasa tidak akan banyak mengubah keadaan karena pintu stadion akan tertutup (tanpa penonton). Jadi, tidak akan ada suporter," ungkap Ramon.

Ramon menambahkan bahwa adaptasi dengan lapangan Si Jalak Harupat berjalan lancar karena tim sempat tampil di sana saat ajang pramusim.

"Lagipula, belakangan ini kami juga selalu bermain di sana saat Piala Presiden, jadi kami sudah terbiasa bermain di stadion tersebut," kata Ramon.

Dari aspek teknis, asisten pelatih Igor Tolic memaparkan bahwa tim memanfaatkan waktu delapan hari pramusim untuk memaksimalkan kesiapan fisik pemain yang tersedia dilansir dari Tribun News.

"Jadi, sekarang kami punya pramusim dalam waktu delapan hari sebelum tanggal 31 Agustus. Semua pemain sudah berlatih bersama kecuali pemain-pemain cedera yang saya pikir mereka tidak akan siap untuk pertandingan nanti," ujar Tolic.

Ia menekankan komitmen tim untuk mencari solusi strategi guna mengatasi absennya sejumlah pilar.

"Itu tidak apa-apa. Kami tentu saja harus bisa menemukan solusi masalah itu di pertandingan dan membuat semua pemain tetap sehat dan bersama-sama bisa berjuang di tanggal 31 (Angustus)," katanya.

Di posisi kiper, pelatih penjaga gawang Mario Jozic menggaransi kesiapan Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana menjelang laga menentukan di tingkat Asia tersebut.

"Saya pikir kami masih punya waktu menuju pertandingan yang paling penting. Jadi, saya pikir Teja dan Fitrah akan siap untuk pertandingan ini. Saya tidak terlalu khawatir dengan pertandingan maupun performa mereka," ujar Jozic di Stadion GBLA, Sabtu (22/8/2026).

Pemenang laga antara Persib dan Manila Digger dipastikan lolos ke fase grup ACL Two 2026/2027 dan masuk ke Grup E bersama FC Seoul, Melbourne City FC, serta The Cong-Viettel.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed