Pesawat Kargo Amazon Tergelincir di Miami Lima Orang Tewas
Sebuah pesawat kargo Boeing 767 milik Amazon tergelincir dari landasan pacu di Bandara Internasional Miami pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 14.00 waktu setempat dan menabrak beberapa kendaraan hingga menewaskan lima orang.
Pesawat yang terbang dari San Juan, Puerto Rico tersebut menerobos jalanan di sekitar bandara yang biasa digunakan pekerja gudang. Insiden kecelakaan ini melukai lima orang lainnya, dengan rincian tiga orang dalam kondisi kritis dan dua orang mengalami luka yang kurang parah.
Para korban tewas berada di dalam mobil van berisi tujuh orang milik perusahaan pembersih Professional Ocean Service Corp serta sebuah mobil SUV yang tertabrak di luar area bandara. Investigasi kini difokuskan untuk menentukan penyebab pesawat meluncur melebihi landasan pacu.
Ketua Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Jennifer Homendy meninjau langsung rute yang dilalui pesawat sepanjang 396 meter di luar permukaan beraspal tersebut.
<">Saya akan mendeskripsikannya dalam satu kata sebagai hal yang sangat merusak, kehancuran total,<"> kata Ketua NTSB Jennifer Homendy.
Homendy menambahkan bahwa puing-puing kendaraan dan pesawat tersebar di seluruh lokasi kejadian, termasuk pagar bandara yang hancur dan kantong udara kendaraan yang mengembang.
<">Itu sangat parah. Sulit untuk dilihat dan saya yakin itu pasti sangat sulit juga bagi para petugas penyelamat,<"> ujar Jennifer Homendy.
Proses evakuasi berlangsung rumit karena dampak benturan yang teramat kuat terhadap kendaraan yang tertabrak di lokasi kejadian.
<">Mobil van tersebut robek berkeping-keping. Itu tentu sangat menghancurkan,<"> kata Jennifer Homendy.
Kepala Pemadam Kebakaran Miami-Dade Ray Jadallah menyampaikan bahwa asap hitam tebal membumbung ke udara saat kebakaran terjadi. Petugas harus membebaskan pilot dan kopilot yang terjebak di kokpit serta mengevakuasi seseorang yang terperangkap di bawah kendaraan.
Pakar keselamatan penerbangan Steve Arroyo menilai pesawat seharusnya membatalkan pendaratan jika melewati batas aman landasan pacu sepanjang 914 meter.
Mantan Inspektur Jenderal Departemen Transportasi Mary Schiavo menuturkan rekaman video menunjukkan pesawat melayang lama di atas landasan tanpa menurunkan bagian belakang untuk mendarat.
<">Angin dari arah belakang tentu akan menambah masalah jika Anda telah kehilangan sebagian besar panjang landasan akibat tidak segera menyentuh tanah dan mendarat,<"> kata Mary Schiavo.
Bandara Internasional Miami diketahui tidak dilengkapi dengan sistem penahan material ringan yang dapat menghentikan pesawat yang tergelincir melewati landasan pacu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow