Pesawat Tempur AS Mendarat di Bandara Husein untuk Latihan Militer

Smallest Font
Largest Font

Pesawat Boeing C-17 Globemaster III milik Angkatan Udara Amerika Serikat mendarat di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada malam Senin, 31 Agustus 2026, sebagai bagian dari persiapan latihan militer gabungan di wilayah Kabupaten Bandung.

Pesawat tersebut memiliki bobot kotor 265,3 ton dan dikenal sering membawa logistik serta pasukan penerjun udara dalam misinya. Kedatangan pesawat ini sempat menggegerkan warga karena suara mesinnya yang lebih menggelegar dibandingkan pesawat komersial.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membenarkan Bandara Husein memang menjadi pangkalan logistik Angkatan Udara dan biasa digunakan untuk mendaratkan berbagai pesawat militer seperti CN-295, Hercules C-130, Airbus A400M, dan kini Globemaster III.

"Husein itu menjadi pangkalan logistik untuk Angkatan Udara. Yang saya tahu, di sana ada CN-295, Hercules C-130, dan Airbus A400M. Jadi mungkin ada kerja sama dengan Amerika. Globemaster itu untuk memastikan latihan, latihan logistik," kata Farhan, Selasa (1/9/2026).

Menurut Farhan, rencana latihan militer gabungan akan melibatkan 17 negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Jepang. Latihan ini akan digelar di Kabupaten Bandung.

"Karena di Kabupaten Bandung akan digelar latihan militer gabungan antara TNI dengan beberapa negara sahabat, salah satunya Amerika. Kalau tidak salah ada 17 negara, ada Australia, Inggris, Jepang kalau tidak salah," ujar Farhan.

Walaupun landasan pacu Bandara Husein hanya sepanjang 2.400 meter, Farhan menilai panjang landasan tersebut cukup untuk didarati pesawat militer besar seperti Globemaster III yang dioperasikan oleh tiga awak, terdiri dari pilot, kopilot, dan pengatur muatan.

"Cukup. Panjangnya 2.400 meter, tapi bisa untuk Globemaster. Yang penting mah jangan F-35 aja," tambahnya.

Pesawat Globemaster III meninggalkan Bandara Husein sekitar pukul 21.00 WIB setelah melakukan persiapan untuk latihan militer tersebut.

Insiden lain yang terjadi di Kota Bandung pada tanggal sama adalah seorang pengendara motor tersengat listrik akibat kabel listrik yang menjuntai di kawasan Kopo. Kabel tersebut diduga putus setelah tersangkut truk tronton.

"Seorang pengendara motor dilaporkan tersengat listrik setelah kabel listrik diduga putus akibat terkena atau tersangkut truk tronton di kawasan Kopo, Bandung, Senin (31/8/2026)," bunyi narasi yang dibagikan akun Instagram @bandungterkini.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan akan menindaklanjuti insiden tersebut, memastikan korban mendapat penanganan, serta melakukan mitigasi terhadap titik-titik rawan kabel menjuntai bersama PLN dan DPKP.

"Oh iya, semalam. Itu saya sedang mau follow up dulu. Kemarin hujan hanya dua jam, tetapi kabel listrik bertabrakan dan pohon tumbang. Kita sedang melakukan mitigasi lagi, Alhamdulillah tidak terjadi kebakaran," ujar Farhan.

"Saya bersama camat nanti akan memastikan korban tertangani dan masalah listrik oleh PLN juga sudah ditangani," tambahnya.

"Penanganan ke depannya tentu bersama PLN kita akan memitigasi titik-titik mana saja yang rawan, terutama yang dekat dengan pepohonan. Mau tidak mau DPKP sekarang akan turun lagi bersama PLN untuk melakukan pemangkasan pohon. Itu memang agak berbahaya," ucap Farhan.

Di tingkat internasional, insiden tragis terjadi di Bandara Internasional Montreal-Trudeau, Kanada, pada 24 Agustus 2026, saat seorang petugas apron bernama Oscar Robayo meninggal dunia setelah tertabrak pesawat penumpang Airbus A350 yang sedang bergerak mundur.

Salah seorang penumpang pesawat, Matthieu Douvenou, mengatakan kepada CBC bahwa benturan tersebut terasa mendadak saat ia duduk menunggu lepas landas.

"Saya bisa melihat roda pendaratan depan," ujar Douvenou.

"Saya segera menyadari bahwa sesuatu yang sangat serius telah terjadi. Bayangan kejadian itu masih terus terlintas di benak saya. Biasanya saya tidak takut terbang, tapi saat ini perasaan saya tidak tenang," tambahnya.

Dewan Keselamatan Transportasi Kanada dan kantor koroner Quebec sedang menyelidiki kejadian tersebut. Pihak bandara menyampaikan belasungkawa dan menggelar momen mengheningkan cipta mengenang korban.

"Maskapai menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga dan orang-orang terkasih korban, serta memberikan dukungan kepada rekan kerja dan seluruh tim yang terdampak oleh peristiwa ini," ujar perwakilan maskapai.

Presiden dan CEO Aeroports de Montreal, Yves Beauchamp, turut menyampaikan doa dan simpati kepada keluarga korban dan rekan kerja.

Di Afrika Selatan, dua pesawat Airlink melakukan penerbangan rendah berbarengan di atas DHL Stadium, Cape Town, pada 29 Agustus 2026, menjelang pertandingan rugby antara Afrika Selatan dan Selandia Baru. Pesawat melintas pada ketinggian sekitar 12,5-14 meter di atas stadion yang penuh penonton.

Manuver ini menarik perhatian publik dan memicu perdebatan di media sosial. Airlink menegaskan manuver direncanakan dan dilaksanakan dengan prosedur keselamatan yang ketat serta mendapat persetujuan otoritas penerbangan setempat.

Maskapai juga menyatakan penerbangan dilakukan oleh awak berpengalaman dan telah melalui latihan intensif.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed