Peserta Audisi PB Djarum 2026 Berjuang Pindah Domisili Demi Raih Super Tiket
Peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus menunjukkan dedikasi tinggi dengan rela pindah domisili demi memperbesar peluang bergabung menjadi atlet PB Djarum.
Fiendiziya Gwen Fernandes, atlet putri asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, pindah ke Sleman, Yogyakarta, untuk berlatih lebih intens sebagai persiapan audisi tersebut.
"Saya mau ikut PB Djarum karena ini adalah salah satu klub besar yang sering melahirkan juara di turnamen-turnamen. Selain itu saya juga mau ikut pertandingan internasional dan berprestasi seperti atlet-atlet PB Djarum," ujar Gwen.
Gwen mengaku grogi menghadapi lawan yang berat di audisi pertamanya. "Untuk pertandingan besok, saya akan bersiap lebih baik, semoga saya bisa bermain dengan tenang di tahap selanjutnya," tambahnya.
Kerja keras Gwen mulai membuahkan hasil dengan lolos ke tahap turnamen kategori U-11 putri setelah menang 21-8 atas Aishya Azzalea dari Kendal, menurut laporan dari Bola.
Satu peserta lain, Githa Tandeva dari Bukittinggi, Sumatra Barat, juga pindah domisili ke Bogor bersama ayahnya sejak Desember 2025 untuk memperbesar peluang bergabung dengan PB Djarum.
Githa mengungkapkan motivasinya mengikuti audisi. "Saya mengikuti Audisi Umum PB Djarum supaya lebih bagus motivasinya dalam menjalani pertandingan dan bisa lebih sering menang," ujar dia.
Dia menambahkan, "Saya melihat PB Djarum itu 'uh hebat banget sih, enggak pernah kalah'. Jadi saya merasa harus bisa masuk ke sini."
Rangkaian audisi yang dimulai dengan tahap screening selama dua hari akan dilanjutkan dengan turnamen tiga hari sejak Jumat (11/9/2026) hingga Minggu (13/9/2026).
Peserta yang berhasil meraih Super Tiket akan diumumkan pada hari terakhir turnamen dan berhak melanjutkan ke tahap karantina di asrama PB Djarum selama empat pekan.
Untuk peserta putra, Super Tiket diberikan bagi yang mencapai semifinal, sedangkan bagi peserta putri diberikan bagi yang lolos ke babak final.
Selain jalur kemenangan, Super Tiket juga dapat diperoleh melalui pilihan Tim Pencari Bakat bagi peserta dengan potensi menjanjikan yang belum lolos semifinal atau final.
Selama masa karantina, peserta akan dinilai dari segi kedisiplinan, teknik, dan kualitas sebelum resmi menjadi atlet binaan PB Djarum, dilansir dari Bola.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow