Polisi Buru Jambret Berpakaian Ojol di Semarang
Aparat Kepolisian Sektor Semarang Tengah mengusut kasus penjambretan yang menimpa seorang lansia berusia 70 tahun di Jalan Seroja, Kelurahan Karangkidul, Semarang Tengah, Kota Semarang, pada 19 Agustus 2026. Pelaku yang mengendarai sepeda motor dan mengenaikan pakaian ojek online tersebut hingga kini masih dalam pengejaran petugas.
Insiden kejahatan ini bermula saat korban bernama Suwarti sedang berjalan kaki seorang diri menuju rumah kontrakannya usai bepergian. Di lokasi kejadian yang tergolong padat penduduk namun sedang sepi, korban dipepet oleh terduga pelaku.
Pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura menanyakan alamat kepada korban. Saat perhatian korban teralih, pelaku langsung berusaha merampas tas kecil yang dibawa lansia tersebut.
Aksi tarik-menarik barang berharga tak terhindarkan hingga mengakibatkan korban terjatuh dan terseret di jalanan. Pelaku akhirnya melarikan diri membawa tas korban yang berisi telepon seluler, kartu identitas, dan uang tunai ratusan ribu rupiah, sementara korban mengalami luka lecet pada bagian tangan.
Kejadian tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan detik-detik peristiwa beredar di media sosial melalui akun Instagram @kejadiansmg pada Rabu (2/9/2026).
Pengaduan resmi dari pihak korban telah diterima oleh aparat kepolisian setempat guna proses penyelidikan lebih lanjut.
"Kejadiannya sudah beberapa hari yang lalu dan korbannya sudah membuat pengaduan di Polsek," kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Nurul, melalui pesan singkat kepada detikJateng.
Aparat kepolisian mengonfirmasi bahwa korban dihentikan oleh pelaku yang berpenampilan seperti pengemudi ojek online.
"Pas pulang dipepet lah sama si pelaku ini dengan mengendarai kendaraan pakaian Gojek," tutur Nurul.
Modus operandi yang digunakan pelaku yaitu mendatangi korban dengan dalih mencari lokasi tertentu.
"(Pelaku) menghampiri (korban), pura-pura nanya alamat. Terus si korban kan bawa tas kecil," jelasnya.
Perebutan barang terjadi karena korban berupaya mempertahankan milik peribadinya meski akhirnya kalah tenaga.
"Ditariklah itu tas si milik korban. Terus akhirnya terjadi tarik-menarik karena si korban ini orang udah sepuh nggak kuat. Akhirnya terjatuh dan pelakunya berhasil membawa kabur tas milik korban," ungkap Nurul.
Kerugian yang dialami korban mencakup sejumlah barang pribadi beserta dokumen penting.
"Itu isinya HP, terus sama uang Rp 150 ribu atau berapa, berikut KTP," lanjutnya.
Penyidik Polsek Semarang Tengah saat ini terus mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi keberadaan pelaku.
"Kita masih memburu terduga pelaku," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow