Jateng Mantapkan Kesiapan Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan panitia daerah memantapkan persiapan akhir menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang pada Jumat (11/9/2026). Penyelenggaraan kegiatan keagamaan tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 20 September 2026.
Kesiapan tuan rumah ditandai dengan kedatangan para tamu negara dan kontingen dari berbagai daerah di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. Salah satu pejabat yang tiba pada Jumat sore adalah Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang yang disambut langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital Jawa Tengah Lilik Henry Ristanto.
Bagi Zainal Arifin Paliwang, kunjungan ke Jawa Tengah memiliki makna emosional tersendiri karena ia pernah bertugas di wilayah tersebut selama hampir tujuh tahun saat aktif di kepolisian.
"Saya tujuh tahun bertugas di Jawa Tengah. Jadi sudah hafal benar, dari semua sudut-sudut Jawa Tengah alhamdulillah hafal. Dan saya juga sama dengan rumah saya yang kedua di sini Jawa Tengah," kata Zainal Arifin Paliwang, Gubernur Kalimantan Utara.
Selama bertugas di Jawa Tengah, Zainal pernah mengemban sejumlah posisi strategis, di antaranya Kasat Polairud Polda Jateng, Dirpolair Polda Jateng, Kapolres Blora, Kapolres Wonosobo, Kapolres Kendal, hingga Wadir Reskrim Polda Jateng.
"Luar biasalah penyambutan dari Pemprov Jawa Tengah ini terhadap tamu-tamu yang hadir di acara MTQ. Terima kasih atas penyambutan yang begitu baik dan begitu ramah," beber Zainal Arifin Paliwang, Gubernur Kalimantan Utara.
Ia berharap gelaran kompetisi tingkat nasional ini dapat berjalan lancar serta membawa peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
"Kita harapkan setiap acara-acara MTQ selalu ada peningkatan pelaksanaannya. Setiap acara pasti ada evaluasi ya kan. Mudah-mudahan Jawa Tengah dapat melaksanakan dengan baik di MTQ ke-31 ini," ungkap Zainal Arifin Paliwang, Gubernur Kalimantan Utara.
Kedatangan Gubernur Kaltara tersebut bertujuan memberikan dukungan langsung kepada rombongan kafilah dari daerahnya yang telah diberangkatkan terlebih dahulu.
"Alhamdulillah tadi pagi jam 11.00, sebelum berangkat ke Jawa Tengah, saya melepas 56 rombongan, di antaranya 39 itu anak-anak yang mengikuti MTQ, kafilah Kalimantan Utara," ungkap Zainal Arifin Paliwang, Gubernur Kalimantan Utara.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmen untuk menyukseskan penyelenggaraan dan raihan prestasi. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diterjunkan sebagai liaison officer (LO) untuk mendampingi satu kontingen daerah mulai dari kedatangan hingga kepulangan. Di area kedatangan bandara, panitia menyajikan kuliner dan minuman tradisional khas Jawa Tengah sebagai sambutan untuk para tamu.
"Dari sisi sukses penyelenggaraan, satu OPD menjadi LO pada satu pemerintah daerah atau kafilah Nah, itu tentu saja bagian dari komitmen panitia daerah Pemprov Jateng, untuk memuliakan tamu," ungkap Lilik Henry Ristanto, Kepala Diskomdigi Jateng.
Di sisi lain, Kafilah Jawa Tengah juga menjalani pemeriksaan kesiapan akhir dan memasuki fase penyempurnaan materi untuk memantapkan mental serta kondisi fisik para peserta sebelum tampil.
"Sekarang fokus kita memperdalam materi yang sudah diajarkan oleh para pelatih, baik dari pusat maupun daerah. Ini bukan lagi waktunya menambah beban, tetapi finishing, cooling down, memberikan motivasi agar peserta lebih tenang dan siap," ujar Yusuf, Koordinator Bidang Pendaftaran dan Keabsahan Dokumen sekaligus Sekretariat LPTQ dan Tim Seni Budaya MTQ Jateng.
Pola pendampingan bagi kafilah tuan rumah kini difokuskan pada pelayanan penuh guna menjaga ketenangan para peserta saat bertanding di arena perlombaan.
"Dari awal mereka kita atur dan kita gembleng. Sekarang di tahap akhir, bagaimana mereka kita layani sebaik mungkin, supaya mereka tenang, nyaman, dan bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat tampil," kata Yusuf, Koordinator Bidang Pendaftaran dan Keabsahan Dokumen sekaligus Sekretariat LPTQ dan Tim Seni Budaya MTQ Jateng.
Untuk mencapai target juara di rumah sendiri, panitia dan pengurus telah mendatangkan pelatih kompeten serta mempelajari strategi keberhasilan dari daerah lain.
"Pesan kami kepada para peserta yang kami dampingi dari awal sampai pengiriman, tanamkan disiplin dan ikuti arahan pelatih. Kita sebagai tuan rumah tentu memiliki target. Untuk itu, kita sudah mendatangkan pelatih-pelatih yang kompeten dan belajar dari pengalaman Kanwil lain yang telah berhasil meraih prestasi," tutur Yusuf, Koordinator Bidang Pendaftaran dan Keabsahan Dokumen sekaligus Sekretariat LPTQ dan Tim Seni Budaya MTQ Jateng.
Seluruh persiapan teknis dan pembinaan peserta kini telah rampung dan siap ditunjukkan dalam setiap cabang perlombaan.
"Ini membutuhkan ikhtiar lahir dan batin. Latihan sudah kita lakukan, pembinaan sudah kita siapkan, sekarang tinggal bagaimana peserta menjaga disiplin, ketenangan, dan keyakinannya untuk memberikan yang terbaik," pungkas Yusuf, Koordinator Bidang Pendaftaran dan Keabsahan Dokumen sekaligus Sekretariat LPTQ dan Tim Seni Budaya MTQ Jateng.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow