Polisi Mengidentifikasi Dua Pelaku Percobaan Penculikan Kakek di Pantai Indah Kapuk
Seorang lanjut usia berinisial GH nyaris menjadi korban penculikan oleh orang tidak dikenal. Peristiwa ini terjadi ketika korban sedang melakukan olahraga pagi di kawasan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.
Aparat kepolisian bergerak cepat dalam menangani kasus tersebut. Saat ini, petugas telah berhasil mengetahui identitas dari para pihak yang diduga menjadi dalang di balik aksi kriminalitas yang sempat terekam kamera pengawas.
"Dua terduga pelaku sudah teridentifikasi," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea saat dihubungi wartawan, Minggu (14/6/2026).
Kronologi Kejadian di Lokasi
Peristiwa menegangkan ini berlangsung pada Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB. Rekaman CCTV di sekitar lokasi memperlihatkan sebuah mobil mencurigakan yang terus membuntuti korban dari arah belakang saat berjalan kaki.
Tidak lama berselang, seorang pria turun dari kendaraan tersebut dan langsung menghampiri GH. Pelaku berupaya memaksa korban yang sudah berumur senja itu untuk masuk ke dalam mobil.
| Waktu Kejadian | Lokasi | Korban | Status Pelaku |
|---|---|---|---|
| Mei 2026, 06.55 WIB | Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan | GH (70 tahun, Karyawan Swasta) | 2 Teridentifikasi (Dalam Perburuan) |
Pihak berwajib segera melakukan tindakan hukum setelah menerima laporan resmi. Penyelidikan intensif langsung dijalankan guna mengumpulkan bukti-bukti pendukung di lapangan demi menangkap para pelaku yang melarikan diri.
"Polsek Metro Penjaringan mendapatkan laporan polisi terkait dugaan percobaan penculikan dan atau penganiayaan yang terjadi di kawasan Pantai Indah Kapuk," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea, dilansir Antara, Jumat (12/6).
Perlawanan Sengit Korban
Meskipun sudah berusia 70 tahun, GH tidak tinggal diam dan memberikan perlawanan gigih. Tarik-menarik antara korban dan pelaku tidak terhindarkan demi mempertahankan diri dari upaya penculikan tersebut.
"Pelaku mencoba menarik korban untuk memaksa masuk ke dalam mobil. Korban melakukan perlawanan sehingga pelaku tidak berhasil melakukan penculikan tersebut," jelas Sampson.
Aksi saling dorong tersebut mengakibatkan situasi di tempat kejadian perkara menjadi sangat dramatis. Korban berupaya sekuat tenaga melepaskan cengkeraman pelaku yang berniat jahat kepadanya.
"Korban dan pelaku sempat bergelut hingga jatuh. Karena korban melawan dan beriberteriak, pelaku terlihat ketakutan lalu meninggalkan lokasi," ucap Sampson.
Teriakan histeris dari GH berhasil memecah kesunyian pagi dan membuat situasi berbalik. Pelaku yang panik ketakutan mendengar suara tersebut akhirnya memutuskan untuk menyudahi aksinya.
Berdasarkan keterangan dari kepolisian, GH merupakan seorang karyawan swasta yang dikenal tidak memiliki masalah pribadi atau konflik dengan pihak mana pun. Korban juga menegaskan sama sekali tidak mengenal kedua pelaku tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow