Polisi Jepang Menangkap Pembawa Acara Taiwan di Osaka

Smallest Font
Largest Font

Aparat kepolisian Jepang menangkap pembawa acara televisi asal Taiwan, Tsai Yi-chen, di Bandara Internasional Kansai, Osaka, pada Sabtu setelah diduga merusak monumen batu bersejarah di Kuil Yakushiji, Nara, sebagaimana dilansir dari Detik Travel pada Jumat (28/8/2026).

Tindakan perusakan berupa penuangan cairan ke monumen batu berukir jejak kaki Buddha Shakyamuni tersebut dilakukan Tsai pada awal April 2026 saat berkunjung ke lokasi warisan dunia UNESCO itu. Identifikasi pelaku berhasil dilakukan polisi melalui pemeriksaan rekaman kamera pengawas.

Hasil pemeriksaan polisi menunjukkan bahwa cairan yang dituangkan pelaku mengandung gliserin, zat yang umum dipakai untuk pemanis dan bahan produk kosmetik. Monumen batu yang menjadi sasaran penuangan cairan tersebut berstatus resmi sebagai harta nasional Jepang.

Saat menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian, pelaku memberikan penjelasan terkait motif tindakannya di area kuil.

"Karena ketika berdoa saya menuangkan minyak ke benda-benda yang membuat saya terharu, saya pikir saya menuangkan minyak ke batu jejak kaki Buddha," kata Tsai.

Merespons insiden hukum yang melibatkan artisnya, pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media sosial pada Senin.

"Pada tahap ini, kami masih belum dapat melakukan kontak langsung dengannya," ujar manajer Tsai.

Pihak manajemen menambahkan bahwa penanganan kasus perusakan cagar budaya ini diserahkan sepenuhnya kepada otoritas hukum Jepang yang berwenang.

"Setelah situasinya semakin jelas dan selama hal tersebut tidak mempengaruhi proses hukum terkait. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut kepada semua pihak melalui pernyataan resmi secara bersama-sama pada waktu yang tepat," dia menambahkan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed