Polisi Malaysia Selidiki Pilot Pembawa Narkoba di Bandara KLIA

Smallest Font
Largest Font

Seorang pilot Malaysia Airlines berusia 39 tahun diduga bertindak tanpa keterlibatan pihak lain saat membawa narkoba menembus pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) menuju Indonesia, sebagaimana dilansir dari Detik Travel pada Minggu (16/8/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan tersangka di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada 28 Juli. Dalam penindakan tersebut, aparat kepolisian Indonesia mengamankan barang bukti berupa 15 paket berisi sekitar 70 ribu kapsul diduga ekstasi dan metamfetamin seberat 25 kilogram dengan nilai estimasi mencapai RM 45 juta atau Rp 180 miliar.

Tim khusus dari Bukit Aman kemudian dikirim ke Jakarta untuk menginterogasi tersangka secara langsung. Hasil pemeriksaan mengonfirmasi bahwa aksi tersebut dilakukan secara mandiri oleh oknum penerbang tanpa melibatkan kru pesawat lainnya.

"Berdasarkan pemeriksaan kami, tidak ada indikasi keterlibatan orang dalam di KLIA. Dia bertindak sendiri dalam melewati pemeriksaan keamanan," kata Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan.

Pihak kepolisian Malaysia saat ini memfokuskan investigasi pada mekanisme yang digunakan tersangka hingga berhasil meloloskan puluhan kilogram barang haram tersebut dari sistem pemindaian keamanan bandara tanpa terdeteksi.

"Kami saat ini sedang menyelidiki bagaimana tersangka bisa lolos dari pemeriksaan tanpa terdeteksi," kata Hussein.

Rincian teknis mengenai metode penembusan sistem keamanan tersebut masih dirahasiakan demi kepentingan proses hukum yang sedang berjalan. Selain itu, kepolisian Indonesia mengungkap bahwa pilot tersebut dijanjikan imbalan sebesar RM 50 ribu untuk bertindak sebagai kurir.

"Dia telah memberikan informasi mengenai beberapa sindikat yang beroperasi di Malaysia dan negara lain, termasuk Indonesia," kata Hussein.

Kepolisian Malaysia kini terus mendalami keterlibatan anggota jaringan lain beserta aliran dana yang terhubung dengan aktivitas perdagangan gelap narkotika internasional ini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed