Polisi Tangkap Tiga Pelaku Bentrokan Maut di Menteng Jakarta Pusat

Smallest Font
Largest Font

Aparat Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan tiga orang tersangka penganiayaan dalam pertikaian antarkelompok di Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026) pagi yang menewaskan satu warga berinisial K (23).

Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB tersebut bermula dari perselisihan sekelompok orang saat membeli sarapan nasi uduk di Jalan Matraman Dalam, sebelum akhirnya meluas hingga aksi saling lempar batu dan pembakaran di Jalan Tambak I.

Selain korban tewas K yang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), korban lain berinisial DS masih menjalani perawatan medis akibat luka-luka. Polisi mengamankan tiga pelaku utama dan memeriksa 15 orang saksi yang berada di lokasi kejadian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan langkah hukum yang telah diambil pihak kepolisian terkait penangkapan para pelaku.

"Kami secara penegakan hukum telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat di dalam melakukan penganiayaan tersebut yaitu saudara S, T, dan U yang saat ini sudah diamankan di Polsek Menteng. Sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui asal-muasal peristiwa tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung kepada awak media di lokasi, Minggu.

Pemeriksaan intensif juga ditujukan kepada pihak-pihak yang merusak tempat usah pedagang kecil dan memicu pertikaian warga.

"Kami juga lakukan pemeriksaan secara intensif kepada para pelaku yang patut diduga terlibat bahkan yang mengawali terjadinya perselisihan tersebut," ujar Reynold.

Guna mencegah bentrok susulan, personil gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Menteng, Kodim 0501, serta bantuan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya disiagakan di lokasi hingga situasi kondusif.

"Kami berharap tidak ada isu-isu ataupun informasi lain tentang situasi di lokasi ini yang kami nyatakan sampai dengan malam ini dan kami pastikan aman dan kondusif," katanya.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan petugas mengidentifikasi puing bangunan semipermanen yang terbakar di atas lahan kosong beserta beberapa unit sepeda motor yang hangus berserakan.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membeberkan barang bukti sementara yang ditemukan penyidik di area bentrokan.

"Di TKP kita menemukan ada puing-puing, puing-puing dari bangunan yang terbakar, juga ada kendaraan yang terbakar, juga jejak darah dan batu yang berlumuran darah," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra di lokasi.

Petugas belum menemukan adanya barang bukti berupa senjata tajam yang tertinggal di area peristiwa.

"Untuk saat ini kita belum menemukan ada senjata tajam yang digunakan atau yang kita temukan di lokasi," ucapnya.

Mengenai kelompok warga yang menempati area lahan kosong tersebut, kepolisian masih memeriksa kelengkapan dokumen administrasi dan legalitasnya.

"Yang kita tahu bahwa mereka ini tinggal di sini, menempati, namun untuk legalitas ataupun status mereka di tempat ini kita masih dalam proses pendalaman," kata dia.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, gesekan dipicu oleh respons kelompok pembeli sarapan yang menggeber sepeda motornya akibat tidak senang dengan pelayanan pedagang.

"Jadi ada kelompok dari yang diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik atau tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya. Kemudian dia pergi," kata Roby di lokasi kejadian.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed