Polrestabes Medan Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Tangani Berbagai Kasus

Smallest Font
Largest Font

Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar Medan memperkuat kerja sama keamanan dan ketertiban masyarakat bersama organisasi kemasyarakatan serta elemen akademisi di Kota Medan, Sumatera Utara, pada akhir Agustus 2026. Langkah koordinasi ini berlangsung di tengah sorotan publik terhadap pengungkapan tindak kejahatan jalanan dan penanganan laporan kasus dugaan penganiayaan.

Penguatan sinergi tersebut ditandai dengan kunjungan silaturahmi Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak bersama Dirintel Polda Sumatera Utara Kombes Pol.

Ajie Indra Dwiatma ke Pesanggrahan Pendawa, Jalan Advokad Raya, Kanal Marendal, pada Rabu, 26 Agustus 2026. Pertemuan bersama Pendiri sekaligus Ketua Umum PB Pendawa Indonesia H. Ruslan ini membahas kolaborasi program sosial dan pengamanan jelang Milad ke-27 Pendawa yang diisi rencana touring ke Puncak Marga Silima pada 6 September 2026 dan kegiatan bansos di Kantor Gubernur Sumut pada 22 September 2026.

Dalam pertemuan dengan jajaran pengurus Pendawa, Kapolrestabes Medan menyatakan kesiapan jajarannya untuk membangun kolaborasi di lapangan.

"kita siap untuk berkolaborasi, bersinergi dan bekerja sama dengan organisasi paguyuban Pendawa, khususnya dalam program sosial kemasyarakatan," ujarnya.

Mendukung pernyataan tersebut, Dirintel Polda Sumut Kombes Pol. Ajie Indra Dwiatma mengapresiasi soliditas organisasi kemasyarakatan tersebut dalam mendukung terciptanya ketertiban daerah.

"saya melihat ormas Pendawa merupakan organisasi yang sangat guyub dan solid. Untuk itu, mari kita jaga bersama kondisi daerah Sumatera Utara agar tetap kondusif dan aman, serta bersama-sama menjaga kamtibmas," katanya.

Pendiri sekaligus Ketua Umum PB Pendawa Indonesia H. Ruslan menyambut baik kunjungan pejabat kepolisian tersebut sebagai bentuk komunikasi dua arah yang positif.

"Terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Bapak Kapolrestabes Medan bersama jajaran dan Bapak Dirintel Polda Sumut. Mudah-mudahan silaturahmi ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kerja sama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan menjaga suasana yang aman serta kondusif," ujar Ruslan.

Di sisi lain, jajaran kepolisian juga menerima kunjungan audiensi dari Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Al Washliyah Kota Medan di Markas Polrestabes Medan, Jalan HM. Said. Ketua PD ISARAH Medan Zuhri Arif menyampaikan aspirasi terkait maraknya peredaran narkoba, aksi begal, hingga pencurian fasilitas publik atau kejahatan rayap besi, sembari mengapresiasi patroli malam yang rutin digelar kepolisian.

Zuhri Arif mengutarakan penilaiannya terhadap langkah penindakan hukum yang terus berjalan di wilayah hukum Kota Medan.

"Kinerja Polrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak sangat terukur dan berdampak langsung pada ketenteraman warga. Angka penindakan kejahatan yang transparan menunjukkan komitmen kuat kepolisian dalam mengayomi masyarakat," ujar Zuhri Arif di sela-sela audiensi.

Merespons hal itu, Kapolrestabes Medan membeberkan data capaian penindakan hukum jajarannya selama 300 hari terakhir untuk menekan angka kriminalitas di Kota Medan.

"Dalam 300 hari, jajaran Polrestabes Medan berhasil mengungkap 119 kasus kejahatan rayap besi dan rayap kayu dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 188 orang. Sementara untuk kasus tindak pidana geng motor, Polrestabes berhasil mengungkap 28 perkara dengan total 55 orang tersangka," ungkap Kombes Pol. Jean Calvijn.

Ia menambahkan bahwa kawasan Kecamatan Percut Sei Tuan di wilayah hukum Polsek Medan Tembung menjadi lokasi dengan intensitas kejahatan jalanan tertinggi.

"Polisi mencatat ada 18 kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dengan 25 tersangka, 105 kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dengan 110 tersangka, serta 35 kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) dengan 33 tersangka di kawasan tersebut," tegas Kapolrestabes Medan.

Kapolrestabes Medan juga menyampaikan harapannya agar organisasi Pendawa dapat terus berkembang seiring peringatan usianya yang bertambah.

"Sebentar lagi Pendawa akan melaksanakan Milad yang ke-27. Semoga Pendawa semakin bersinar dan berkembang," ujar Jean Calvijn.

Ia kembali menegaskan komitmen institusinya untuk saling mendukung dalam menjaga kondusivitas wilayah.

"Kami siap bersinergi dengan keluarga besar Pendawa," tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Dirintelkam Polda Sumut menekankan pentingnya kemitraan antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat.

"Polri dan Pendawa bersinergi untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif," ujarnya.

Di tengah berbagai program sinergi keamanan tersebut, Polrestabes Medan juga mendapat sorotan terkait penanganan laporan kasus dugaan penganiayaan dengan korban Emi Rahmitha (32). Laporan yang terdaftar dengan Nomor STTLP/B/1920/V/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 10 Mei 2026 tersebut melaporkan pria berinisial DGS atas dugaan kekerasan fisik di kawasan Jalan Darussalam Medan Petisah yang terjadi pada 9 Mei 2026. Kuasa hukum korban, Hardi Maulana SH, mendesak penyidik agar menangani perkara tersebut secara transparan dan akuntabel sesuai Pasal 466 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, di mana penyidik sebelumnya telah menerbitkan surat permintaan Visum et Repertum ke RS Bhayangkara Medan.

"Kita minta, agar penyidik dan Kapolrestabes Medan, harus bersikap transparan, akuntabel dan proporsional dalam menangani kasus yang dialami klien saya. Kami percaya, sekelas Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, yang dikenal memiliki reputasi mentereng ini, akan menuntaskan setiap pelaporan perkara yang masuk. Jika tidak mampu, dan ternyata menjalankan praktik hukum tebang pilih, lebih baik segera mundur dari jabatannya," ujar Hadi.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed